Pilkada Kolaka
Debat Kandidat Pilkada Kolaka Hanya Diikuti 1 Calon, Alasan Amri-Husmaluddin Absen, Penjelasan KPU
Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kolaka membenarkan rencana ketidakhadiran pasangan Amri Jamaluddin dan Husmaluddin pada debat kandidat ketiga.
Penulis: Adrian Adnan Sholeh | Editor: Aqsa
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KOLAKA - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kolaka membenarkan rencana ketidakhadiran pasangan Amri Jamaluddin dan Husmaluddin pada debat kandidat ketiga.
Debat Kandidat Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kolaka 2024, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang terakhir itu dijadwalkan kembali berlangsung pada Sabtu (16/11/2024).
Pilkada 2024 di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra, diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati.
Selain Amri-Husmaluddin (Beramal) paslon nomor urut 1, pasangan Muhammad Jayadin dan Deni Germanto (Jadi) nomor urut 2.
Komisioner KPU Kolaka, Suparman, mengatakan, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan terkait rencana paslon Amri-Husmaluddin tak menghadiri debat kandidat ketiga.
“Kami juga sudah mengundang LO (liassion officer) dari kedua paslon dan berdiskusi hal tersebut,” katanya dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, pada Kamis (14/11/2024).
Meski tanpa kehadiran salah satu paslon, kata Suparman, KPU Kolaka tetap akan menggelar debat ketiga tersebut.
Baca juga: 2 Calon Bupati Kolaka, Wakil, Harta Kekayaan, Profil Eks Wabup-Polisi vs Kadis-Legislator di Pilkada
“Dan kami memastikan bahwa pasangan calon nomor 1 tak dapat hadir, namun akan tetap melaksanakan debat,” jelasnya.
Sementara, Amri yang dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Jumat (15/11/2024), tak berkomentar banyak terkait alasan ketidakhadiran mereka dalam debat terakhir tersebut.
“Kita hubungi Humas Beramal yah,” jelas Amri melalui pesan WhatsApp Messenger.
Juru Bicara Beramal, Asrul Syarifuddin, yang dikonfirmasi terpisah membenarkan kepastian ketidakhadiran paslon Amri-Husmaluddin pada debat kandidat terakhir itu.
Sementara liassion officer (LO) Beramal, Wahyudin, dalam rekaman video yang dikirimkan Asrul, menyebut pihaknya fokus mengonsolidasikan pendukung jelang pencoblosan Pilkada Kolaka 2024.
“Debat pertama dan debat kedua itu sudak cukup. Kemudian dari sisa waktu yang mepet ini, kita sisa mengkonsolidasi lagi konstituen kami,” ujarnya.
“Untuk meyakinkan bahwa 01, Beramal itu tetap tegar. Tetap garis lurus memenangkan Beramal, tetap solid untuk mendukung Beramal. Untuk memenangkan di 27 November 2024,” lanjutnya.
Penjelasan KPU
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.