Teman Eki Pacar Vina Cirebon Ungkap Fakta di Tahun 2016, Anak Rudiana Sempat Beli Obat Terlarang
Seorang teman Eki pacar Vina Cirebon ungkap fakta di hari kejadian kematian dua sejoli pada tahun 2016 silam itu.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Seorang teman Eki pacar Vina Cirebon ungkap fakta di hari kejadian kematian dua sejoli pada tahun 2016 silam itu.
Di mana, dalam pengakuannya, ia menyebut Eki yang merupakan anak Iptu Rudiana sempat membeli obat terlarang.
Sosok teman Eki itu bernama Arta Anoraga Japang yang tetiba muncul di tengah ramainya kasus kematian Vina dan Eki di Cirebon.
Sebelumnya, sejumlah saksi baru juga bermunculan mengungkap peristiwa yang terjadi pada Vina dan Eki.
Seperti diketahui, kasus Vina Cirebon ini sampai saat ini terus menjadi perbincangan.
Sejauh ini, penyebab kematian Vina dan Eki bahkan menjadi simpang siur.
Baca juga: Hanya Pansos Kubu Iptu Rudiana Sindir Sumpah Pocong Saka Tatal, Eks Terpidana Vina Cirebon Kesal
Mulai dari diputuskan sebagai kasus pembunuhan namun nampaknya kejanggalan yang terjadi menjadikan kasus ini semakin penuh tanda tanya.
Salah satu terpidana kasus kematian Vina Cirebon bahkan muncul usai bebas.
Ia adalah Saka Tatal, di mana diantara 8 terpidana kasus Vina Cirebon, baru dia yang bebas.
Sedangkan 7 lainnya masih menjalani masa hukuman.
Karena, dihukum seumur hidup.
Saka Tatal menyebut dirinya dan 7 temannya yang masih ditahan tidak bersalah.
Sampai pada akhirnya, sejumlah saksi baru yang tak pernah muncul dalam persidangan di kasus Vina Cirebon 2016 mulai mengeluarkan pernyataan.
Baru-baru ini, satu nama kembali muncul dalam kasus kematian Vina Cirebon dan kekasihnya, Eki pada tahun 2016 silam.
Sosok saksi ini mengaku sebagai teman Eki, yang sudah lama kenal.
Ia adalah Arta Anoraga Japang yang muncul mengungkap tentang peristiwa di hari kejadian.
Arta mengaku telah mengenal Eki satu hingga dua tahun terakhir sebelum kejadian.
Bersama kuasa hukumnya, Reno dan Reno Sukriano, ia membeberkan peristiwa yang melibatkan Eki.
"Saya kenal Eki sudah lama (2014-2015), bapak saya juga seorang anggota TNI di 0620 (sekarang sudah pensiun) dan kenal dengan Iptu Rudiana, ayah Eki," ujar Arta, membuka ceritanya.
Mengutip TribunJabar.id, pertemuan terakhir mereka terjadi pada 27 Agustus 2016, di hari Eki tewas.
Baca juga: Benarkah Aep Hilang? Saksi Kasus Vina Cirebon Koar-koar Sebelum Pegi Setiawan Bebas, Ayah Khawatir
"Kami sempat berkomunikasi melalui BBM (BlackBerry Messenger), menanyakan posisi masing-masing, lalu saya diajak Eki untuk nongkrong dan menginap," ucapnya.
Mereka sempat bertemu dan pergi ke "Warung Babeh", di mana Eki sempat minta bantuan untuk memperbaiki motornya dengan bantuan teman dari Arta yang berinisial YS.
"Nah, YS sempat cerita kalau sebelum ke bengkel, mereka ke wilayah Arya Kiban dulu untuk beli obat-obatan terlarang," jelas dia.
Setelah dari Warung Babeh, mereka kemudian menuju rumah Arta untuk mandi dan makan.
Setelah Maghrib, mereka keluar ke Arya Kibat untuk membeli obat-obatan.
Malam itu, Arta, Eki dan Vina kemudian pergi ke rumah AN di daerah Dawuan untuk berkumpul dengan beberapa teman lainnya.
Menurut Arta, Eki dan Vina sempat pamit pulang terlebih dahulu dengan alasan ingin mengambil uang.
"Saya pamit sekitar pukul 21.00-21.30 WIB untuk mengantar pacar saya pulang."

"Setelah itu, saya dengar dari YS dan AN bahwa Eki juga pamit bersama Vina."
"Tapi, saat saya mencoba menghubungi Eki sekitar pukul 22.00 WIB, ponselnya sudah tidak aktif, pesannya hanya ceklis," katanya.
Sesampainya di rumah, Arta mendapatkan kabar bahwa Eki meninggal dunia dan ia langsung menuju RSD Gunungjati.
"Saya hanya sampai di depan parkiran dan melihat gerombolan teman-teman Eki yang lain, yang saya tidak kenal."
"Mereka tampak tidak terima dan terdengar menanyakan siapa yang bersama Eki sebelum kejadian, mereka ingin balas dendam."
"Saya ketakutan dan langsung pulang ke rumah," ujarnya.
Diketahui, Arta sendiri merupakan salah satu orang yang telah diperiksa tim khusus Mabes Polri selama sebulan terakhir yang melakukan penyelidikan intensif.
Selain Arta, dua teman lainnya yang berinisial YS dan AN.(*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Tribunnews.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.