Breaking News

Liga Akbar Bantu Saka Tatal di Sidang PK, Ceritakan Awal Mula Beri Kesaksian Palsu Kasus Vina 2016

Liga Akbar bantu Saka Tatal pada sidang Peninjauan Kembali. Ia menceritakan awal mula memberi keasaksian palsu pada kasus kematian Vina Cirebon 2016.

Kolase TribunnewsSultra.com
Berikut ini Liga Akbar bantu Saka Tatal pada sidang Peninjauan Kembali atau PK. Ia menceritakan awal mula memberi keasaksian palsu pada kasus kematian Vina Cirebon tahun 2016 silam. Selain itu, Liga Akbar juga menuturkan peran pihak oknum kepolisian dalam mempengaruhi pernyataannya. Meski sempat kebingungan, ia pun akhirnya menerima keterangan palsu tersebut. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Berikut ini Liga Akbar bantu Saka Tatal pada sidang Peninjauan Kembali atau PK.

Ia menceritakan awal mula memberi keasaksian palsu pada kasus kematian Vina Cirebon tahun 2016 silam.

Selain itu, Liga Akbar juga menuturkan peran pihak oknum kepolisian dalam mempengaruhi pernyataannya.

Meski sempat kebingungan, ia pun akhirnya menerima keterangan palsu tersebut.

Seperti diketahui, saksi kunci kematian Vina dan Eky di Cirebon, Liga Akbar turut hadir dalam sidang PK Saka Tatal.

Pada sidang PK Saka Tatal itu digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon, Jawa Barat, Selasa (30/7/2024).

Liga Akbar pun mengakui dirinya memberi keterangan palsu.

Baca juga: 2 Bukti Iptu Rudiana Dipertahankan, Yakin Sang Anak, Eky dan Vina Tewas Karena Dibunuh di Cirebon

Namun, kesaksian palsu tersebut terpaksa dilakukannya saat proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Ia merasa takut pada pihak kepolisian yang saat itu bersamanya.

"Keterangan keluar dari mulut saya karena paksaan Pak. Saya juga takut saat itu," papar Liga, dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa.

Kuasa hukum, Saka Tatal pun menanyakan sosok yang memaksa Saka Tatal saat penyidikan itu.

Ia menyebut jika pemaksaan tersebut dilakukan oleh penyidik kala itu.

"Penyidik (yang memaksa saya) Pak," ungkap Liga.

Ia pun akhirnya rela menandatangani BAP yang berisi keterangan palsu.

Liga Akbar yang merasa takut dan cemas, sempat menolak isi BAP.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved