Profil Zhang Zhi Jie Pebulu Tangkis China Meninggal Saat Laga di Yogyakarta, Peringkat Dunia Junior

Berikut profil Zhang Zhi Jie sosok pebulu tangkis China meninggal dunia dalam Kejuaraan Asia Junior 2024 di Yogyakarta, posisi peringkat 8 dunia junio

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Berikut profil Zhang Zhi Jie sosok pebulu tangkis China meninggal dunia dalam Kejuaraan Asia Junior 2024 di Yogyakarta, posisi peringkat 8 dunia junior. Kabar duka tersebut datang dari turnamen badminton Asia Junior Championship atau AJC 2024 di Gelanggang Olahraga atau GOR Amongrogo, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta. (kolase foto (handover)) 

Tim medis pun segera datang.

Namun nyawa Zhang Zhi Jie tak dapat tertolong.

Dia meninggal dunia pukul 23:20 WIB.

“Zhang Zhi Jie dari Tiongkok, pemain tunggal, pingsan di lapangan saat pertandingan malam hari,” demikian pernyataan dari PBSI.

“Lalu dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia pada pukul 23.20 waktu setempat kemarin,” lanjutnya.

Zhang sedang memainkan pertandingan penyisihan grup melawan Jepang ketika dia pingsan dan dirawat dokter turnamen dan tim medis.

“Zhi Jie sedang memainkan pertandingan penyisihan grup melawan Jepang ketika dia pingsan dan dirawat oleh dokter turnamen dan tim medis.”

Dia kemudian dibawa dengan ambulans siaga dalam waktu kurang dari dua menit untuk dilarikan ke rumah sakit.

“Dia dibawa dengan ambulans siaga dalam waktu kurang dari dua menit untuk dilarikan ke rumah sakit,” lanjut pernyataan PBSI.

Namun sejauh ini belum ada keterangan resmi soal penyebab meninggalnya Zhang Zhi Jie.

Badminton Asia menyatakan bahwa akan ada informasi lebih lanjut yang akan dirilis hari ini, Senin (1/7/2024).

Sementara itu, pernyataan kurang sedap datang dari kakak perempuan Zhang Zhi Jie yang kini berada di China.

Dikutip dari Sina News, kakak perempuan Zhang mengunggah sebuah status di Weibo berisikan kalimat kritikan soal penanganan medis.

Sosok yang tak disebutkan namanya tersebut menyatakan tak bisa menerima kenyataan meninggalnya Zhang Zhi Jie yang mendadak.

“Dia baru berusia 17 tahun. Setelah jatuh ke tanah, dia harus menunggu lama sebelum staf medis tiba mungkin,” tulis kakak Zhang di kalimat terakhir status Weibonya.

“Mengatakan bahwa kondisi medis setempat terlalu buruk, beri tahu saya bagaimana menerimanya!,” lanjutnya dilansir Tribunnews.(*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriani, Tribunnews.com/Dwi Setiawan/Isnaini Nurdianti)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved