Profil Zhang Zhi Jie Pebulu Tangkis China Meninggal Saat Laga di Yogyakarta, Peringkat Dunia Junior

Berikut profil Zhang Zhi Jie sosok pebulu tangkis China meninggal dunia dalam Kejuaraan Asia Junior 2024 di Yogyakarta, posisi peringkat 8 dunia junio

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Berikut profil Zhang Zhi Jie sosok pebulu tangkis China meninggal dunia dalam Kejuaraan Asia Junior 2024 di Yogyakarta, posisi peringkat 8 dunia junior. Kabar duka tersebut datang dari turnamen badminton Asia Junior Championship atau AJC 2024 di Gelanggang Olahraga atau GOR Amongrogo, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta. (kolase foto (handover)) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut profil Zhang Zhi Jie sosok pebulu tangkis China meninggal dunia dalam Kejuaraan Asia Junior 2024 di Yogyakarta, posisi peringkat 8 dunia junior.

Kabar duka tersebut datang dari turnamen badminton Asia Junior Championship atau AJC 2024.

Kejuaran tersebut berlangsung di Gelanggang Olahraga atau GOR Amongrogo, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta.

Saat membela China di laga ketiga Grup D Kejuaraan Asia Junior 2024 menghadapi Jepang, Zhang Zhi Jie tetiba ambruk.

Tubuh pemain badminton berusia 17 tahun itupun langsung kejang-kejang di atas lapangan.

Setelah jatuh mendadak lalu kejang-kejang, tim medis akhirnya membawa Zhang Zhi Jie ke rumah sakit.

Namun, nyawa juara Kejuaraan Asia U-17 2023 tersebut tidak tertolong.

Baca juga: Profil Apriyani Rahayu, Anak dari Desa di Sulawesi Tenggara yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Zhang Zhi Jie dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (30/6/2024) pukul 23.20 WIB.

Dalam kejuaraan tersebut, China menjadi juara Grup D Kejuaraan Asia Junior 2024 setelah menang 3-2 atas Jepang.

Pada babak perempat final, Senin (01/07/2024), China pun lolos ke semifinal usai mengalahkan Taipei dengan skor 3-0.

Sebelum babak 8 besar kejuaraan berlangsung, para peserta pun mengheningkan cipta untuk mengenang Zhang Zhi Jie.

Dalam unggahan video akun Instagram @badmintonasia.official, para pemain berbagai negara tampak menunduk.

Begitupun para petinggi bulutangkis, official, hingga penonton dari tribun penonton yang melakukan hening cipta.

“Mengheningkan cipta dilakukan sebelum dimulainya pertandingan perempat final pagi ini,” tulis keterangan video yang diunggah akun official badminton Asia tersebut.

“Sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya pemain Tiongkok Zhang Zhi Jie kemarin,” lanjut keterangan tersebut.

Sebelumnya, pihak Badminton Asia, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), maupun pihak panitia penyelenggara pun menyampaikan dukacita.

Profil Zhang Zhi

Berikut profil dan sosok Zhang Zhi Jie yang meninggal dunia dalam turnamen bulu tangkis Kejuaraan Asia Junior 2024 di Yogyakarta.

Zhang merupakan pemain badminton atau pebulutangkis China berusia 17 tahun.

Dikutip dari laman resmi BWF melansir Tribunnews, Zhang Zhi Jie lahir pada 30 Januari 2007.

Saat ini, Zhang menempati peringkat delapan dunia pada kategori junior.

Baca juga: Kevin Sanjaya Pensiun Bulu Tangkis, Perjalanan Minions Berakhir, Juara Dunia Viral Dikenang China

Zhang pun menjadi salah satu pebulutangkis tunggal putra potensial China.

Sejumlah prestasi pun berhasil diraihnya semasa hidup.

Pada musim ini, Zhang Zhi Jie telah berhasil menembus final dalam dua turnamen yang ia ikuti.

Pertama, Zhang sukses melaju ke final Yonex Dutch Junior International 2024 di Belanda pada Februari lalu.

Hasilnya, dia berhasil keluar sebagai juara Yonex Dutch Junior International 2024 usai mengalahkan rekannya sendiri, Hu Hze An.

Sebulan kemudian, Zhang Zhi Jie kembali melaju ke final Yonex Jerman Junior 2024.

Sayang, Zhang hanya mampu finis di posisi runner-up Yonex Jerman Junior 2024 usai kalah dari wakil China lainnya, Wang Zi Jun.

Berikut profil Zhang Zhi Jie sosok pebulu tangkis China meninggal dunia dalam Kejuaraan Asia Junior 2024 di Yogyakarta, posisi peringkat 8 dunia junior. Kabar duka tersebut datang dari turnamen badminton Asia Junior Championship atau AJC 2024 di Gelanggang Olahraga atau GOR Amongrogo, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta.
Berikut profil Zhang Zhi Jie sosok pebulu tangkis China meninggal dunia dalam Kejuaraan Asia Junior 2024 di Yogyakarta, posisi peringkat 8 dunia junior. Kabar duka tersebut datang dari turnamen badminton Asia Junior Championship atau AJC 2024 di Gelanggang Olahraga atau GOR Amongrogo, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta. (kolase foto (handover))

Menampilkan performa yang impresif, Zhang Zhi Jie lantas masuk ke dalam daftar pemain yang dibawa China untuk tampil di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2024.

Turnamen yang diikuti Zhang kali ini adalah kejuaraan untuk atlet berusia di bawah 19 tahun (U-19) berformat beregu campuran.

Sebelum melawan Jepang, dia juga bermain ketika China melawan Singapura, sehari sebelumnya.

Zhang tak diturunkan hanya ketika China berhadapan Hongkong pada pertandingan pertama Grup D.

Namun, kejuaraan Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyakarta ini, justru menjadi turnamen terakhir baginya.

“Badminton Asia berduka atas kehilangan bintang mudanya,” tulis ungkapan duka akun resmi Badminton Asia @badmintonasia.official.

“Belasungkawa sedalam-dalamnya kami kepada keluarga, teman, dan Asosiasi Bulu Tangkis Tiongkok (CBA),” lanjutnya.

Kronologi Meninggal Dunia

Pebulu tangkis China Zhang Zhi Jie sebelumnya kolaps saat tampil di laga Badminton Asia Junior Championships (AJC) 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (30/6/2024).

Zhang meninggal dunia setelah pingsan terlebih dulu saat sedang berlaga di turnamen tersebut.

Kabar duka tersebut disampaikan PBSI pada Senin (1/7/2024) dini hari WIB.

Zhang Zhi Jie membela negaranya, China, dalam laga ketiga melawan Jepang pada Minggu (30/6/2024) di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Momen itu terjadi pada skor 11-11 saat dia melawan Kazuma Kawano dari Jepang.

China berhadapan Jepang pada penyisihan Grup D dan akhirnya menjadi juara grup setelah menang 3-2.

Baca juga: Nama-nama Paskibraka Nasional 2024 Upacara HUT RI 17 Agustus di Ibu Kota Nusantara, Asal Sekolah

Video Zhang Zhi Jie kolaps saat tampil di turnamen tersebut beredar luas.

Dalam video itu, Zhang terlihat mendadak kolaps saat pertandingan masih berlangsung.

Dia kemudian terlihat kejang dan tidak sadarkan diri.

Tim medis pun segera datang.

Namun nyawa Zhang Zhi Jie tak dapat tertolong.

Dia meninggal dunia pukul 23:20 WIB.

“Zhang Zhi Jie dari Tiongkok, pemain tunggal, pingsan di lapangan saat pertandingan malam hari,” demikian pernyataan dari PBSI.

“Lalu dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia pada pukul 23.20 waktu setempat kemarin,” lanjutnya.

Zhang sedang memainkan pertandingan penyisihan grup melawan Jepang ketika dia pingsan dan dirawat dokter turnamen dan tim medis.

“Zhi Jie sedang memainkan pertandingan penyisihan grup melawan Jepang ketika dia pingsan dan dirawat oleh dokter turnamen dan tim medis.”

Dia kemudian dibawa dengan ambulans siaga dalam waktu kurang dari dua menit untuk dilarikan ke rumah sakit.

“Dia dibawa dengan ambulans siaga dalam waktu kurang dari dua menit untuk dilarikan ke rumah sakit,” lanjut pernyataan PBSI.

Namun sejauh ini belum ada keterangan resmi soal penyebab meninggalnya Zhang Zhi Jie.

Badminton Asia menyatakan bahwa akan ada informasi lebih lanjut yang akan dirilis hari ini, Senin (1/7/2024).

Sementara itu, pernyataan kurang sedap datang dari kakak perempuan Zhang Zhi Jie yang kini berada di China.

Dikutip dari Sina News, kakak perempuan Zhang mengunggah sebuah status di Weibo berisikan kalimat kritikan soal penanganan medis.

Sosok yang tak disebutkan namanya tersebut menyatakan tak bisa menerima kenyataan meninggalnya Zhang Zhi Jie yang mendadak.

“Dia baru berusia 17 tahun. Setelah jatuh ke tanah, dia harus menunggu lama sebelum staf medis tiba mungkin,” tulis kakak Zhang di kalimat terakhir status Weibonya.

“Mengatakan bahwa kondisi medis setempat terlalu buruk, beri tahu saya bagaimana menerimanya!,” lanjutnya dilansir Tribunnews.(*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriani, Tribunnews.com/Dwi Setiawan/Isnaini Nurdianti)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved