Warga Temukan Peluru di Kendari
35 Butir Peluru Tajam yang Ditemukan Warga di Kendari Sulawesi Tenggara Ternyata Buatan Pindad
Seorang karyawan toko jam tangan bernama Adrian dikejutkan dengan penemuan satu dus berisi peluru tajam di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang karyawan toko jam tangan bernama Adrian dikejutkan dengan penemuan satu dus berisi peluru tajam di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ia mendapatkan dus berisi peluru tajam tersebut saat akan membuang sampah yang tak jauh dari tokonya yang berada di Jalan MT Haryono, Minggu (28/4/2024).
Berdasarkan pantaun TribunnewsSultra.com, dus tersebut hanya berisi 35 butir peluru tajam.
Sementara, biasanya berisi 50 butir peluru tajam per dus.
Di mana, peluru tersebut kaliber sembilan milimeter.
Baca juga: Warga Sempat Cek CCTV Cari Tahu Pemilik Dus Peluru di Jalan MT Haryono Kendari Sulawesi Tenggara
Kemudian, hasil penelusuran TribunnewsSultra.com, peluru tersebut berjenis MU1-TJ buatan Pindad.
Saat ini , peluru tersebut sudah diserahkan Adrian kepada Polsek Mandonga.
Sebelumnya diberitakan, Adrian sempat mengecek CCTV untuk mencari tahu pemilik dus peluru tersebut.
Sayangnya, CCTV tak menyorot tempat peluru tersebut ditemukan.
Usai menemukan dus peluru saat hendak membuang sampah, Adrian langsung menyerahkan ke polisi. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)
Polda Sulawesi Tenggara Tanggung Biaya Perawatan Pelajar 13 Tahun Terkena Peluru Nyasar di Kendari |
![]() |
---|
Hasil Rontgen Korban Peluru Nyasar di Kota Kendari Terkena Tulang hingga Ditemukan Serpihan Peluru |
![]() |
---|
Korban Peluru Nyasar Sempat Ditolak Rumah Sakit Jalani Perawatan Alasan Ruangan Penuh |
![]() |
---|
Cerita Saksi Soal Pelajar 13 Tahun di Kota Kendari Sultra Terkena Peluru Nyasar saat Tidur |
![]() |
---|
Sosok Bocah 13 Tahun asal Puuwatu Kota Kendari Jadi Korban Peluru Nyasar saat Tidur di Kamarnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.