Berita Kendari
Cara Mengenali dan Terhindar dari Hipertensi Serta Kolestrol Dibagikan Mahasiswa PSPPA UHO Kendari
Cara mengenali dan terhindar dari hipertensi serta kolestrol dibagikan oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker UHO Kendari.
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Mahasiswa-Program-Studi-Pendidikan-Profesi-Apoteker-gelar-penyuluhan-7102023.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Ini cara mengenali dan terhindar dari hipertensi serta kolestrol dibagikan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Mahasiswa PSPPA UHO Kendari, Muhamad Zein Siraz mengatakan hipertensi dan kolestrol rentan menyerang orang yang rata-rata memiliki usia diatas 40 tahun. Karena semakin tua usia seseorang, maka risiko terkena hipertensi menjadi lebih besar.
Hal tersebut disebabkan karena seiring bertambahnya usia, maka pembuluh darah mengalami perubahan struktur menjadi lebih kaku, sehingga cenderung menyebabkan tekanan yang lebih tinggi.
"Seiring bertambahnya juga usia, hati menjadi kurang mampu membuang kolestrol jahat (LDL) sehingga kolestrol lebih mudah meningkat," kata Muhamad Zein Siraz, Sabtu (7/10/2023).
Adapun gejala yang timbul jika terkena hipertensi yakni mual dan muntah, sakit kepala, mimisan, nyeri dada, gangguan penglihatan, telinga berdenging, dan gangguan irama jantung.
Sedangkan gejala yang sering dirasakan saat seseorang mengalami kolestrol yakni nyeri dibagian tengkuk, mudah lelah, nyeri pada kaki dan dada, serta mati rasa di kaki.
Baca juga: Mahasiswa Apoteker UHO Kendari Kenalkan Manfaat Daun Jambu Biji Jadi Obat Hipertensi dan Kolestrol
"Saat terindikasi hipertensi maupun kolestrol, sebaiknya segera ke sarana kesehatan terdekat untuk konsultasi," tuturnya.
Untuk terhindar dari hipertensi dan kolestrol, sebaiknya menjaga berat badan, rutin berolahraga, mengelola stres, menghentikan kebiasaan merokok, mengurangi konsumsi minuman beralkohol.
Kemudian membatasi asupan makanan yang mengandung gula dan lemak jahat seperti daging merah, makanan cepat saji, dan gorengan.
Lalu, memperbanyak asupan serat dan rutin melakukan pemeriksaan kolestrol dan hipertensi. (*)
(Tribunnewssultra.com/Dewi Lestari)