Survei Tertinggi Capres 7 Lembaga di Agustus 2023: Perbandingan Elektabilitas Prabowo, Ganjar, Anies
Berikut hasil survei capres terbaru berdasarkan 7 lembaga yang rilis Agustus 2023. Mengukur perbandingan elektabilitas Prabowo, Ganjar, dan Anies.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/2182023-Survei-capres.jpg)
Adapun, margin of error +/- 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
4. Trust Indonesia
Ternyata, selain di Sumatera Barat, Prabowo juga mendapatkan elektabilitas tertinggi di Jawa Barat (Jabar).
Hal ini berdasarkan survei elektabilitas yang digelar lembaga Trust Indonesia pada 1-10 Juli 2023 dengan melibatkan 800 responden di Jabar.
Capres dari Partai Gerindra itu mendapat elektabilitas tertinggi dengan 36,2 persen.
Selisih sedikit dengan Prabowo, ada nama Anies di urutan kedua yang elektabilitasnya mencapai 34,2 persen.
Terakhir, ada Ganjar Pranowo yang memperoleh elektabilitas tak lebih dari 15 persen, tepatnya 12,9 persen.
"Sementara elektabilitas Prabowo dan Anies berada di level 30 persen-an, elektabilitas Ganjar malah terperosok ke level belasan," kata Direktur Eksekutif Trust Indonesia, Azhari Ardinal dalam paparan surveinya, Selasa (8/8/2023).
Sementara dalam kategori top of mind, Anies mendapat perolehan tertinggi di Jabar dengan 27,7 persen.
Disusul Prabowo 26,4 persen dan Ganjar 11,5 persen.
Dalam metode pengambilan sampel, Trust Indonesia menggunakan teknik multistage random sampling berbasis populasi data DPT dan TPS di Jawa Barat.
Adapun margin of error dalam survei ini lebih kurang 3,47 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
5. Polstat
Nama Prabowo juga unggul dalam hasil survei elektabilitas dari lembaga Political Statistics (Polstat).
Capres yang diusung Gerindra, PKB, Golkar, dan PAN ini memperoleh elektabilitas tertinggi, yakni 41,4 persen.
Sementara Ganjar yang diusung PDIP dan PPP meraih elektabilitas sebesar 27 persen.
Di posisi ketiga, ada capres yang diusung NasDem, Demokrat, dan PKS, Anies dengan elektabilitas 26,9 persen.
"Data ini semakin menegaskan, keunggulan Prabowo Subianto atas para kompetitornya adalah suatu realitas mengingat dalam format pertanyaan apapun Prabowo selalu leading atas lawan-lawannya," ucap peneliti senior Polstat, Apna Permana dalam paparan survei secara daring Rabu (9/8/2023).
Survei Polstat dilakukan periode 28 Juli hingga 4 Agustus 2023 di 34 provinsi Indonesia dengan jumlah sampel 1.200 responden melalui teknis pengambilan sampel secara acak bertahap (multistage random sampling).
Margin of error +- 2,8 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan tenaga terlatih.
6. Voxpol Center Research and Consulting
Prabowo masih menjadi tokoh yang kerap unggul dalam hasil survei elektabilitas yang kali ini digelar lembaga survei Voxpol Center Research and Consulting.
Dari segi elektabilitas, Prabowo menjadi top of mind kandidat calon presiden dengan 29,3 persen.
Sementara Ganjar berada di urutan kedua dengan 23,5 persen dan urutan ketiga ada Anies dengan 20,1 persen.
Dalam pilihan tertutup sembilan calon, nama Prabowo juga menempati urutan teratas, disusul Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
"Pada simulasi 9 nama calon presiden, Prabowo Subianto (33,6 persen), Ganjar Pranowo (28 persen) dan Anies Rasyid Baswedan (22,4 persen) meraih elektabilitas tertinggi," ungkap Direktur Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago dalam paparannya, Selasa (15/8/2023).
Survei ini digelar pada 24 Juli sampai 2 Agustus 2023 dengan jumlah responden mencapai 1.200 orang yang tersebar di 34 provinsi.
Setiap responden terpilih diwawancarai secara mendalam dengan metode tatap muka (face to face) oleh surveyor yang terlatih.
Margin error kurang lebih 2,83 persen.
7. Indikator Politik Indonesia
Lembaga Indikator Politik Indonesia kembali merilis hasil survei elektabilitas terbaru yang kali ini, sample-nya tersebar di seluruh Indonesia.
Survei yang melibatkan 1.811 orang ini menghasilkan nama Ganjar Pranowo sebagai top of mind presiden.
Berdasarkan hasil survei ang dilakukan pada 15-21 Juli 2023, Ganjar mendapat keterpilihan 22,8 persen.
Sementara Prabowo ada di urutan kedua dengan mendapat keterpilihan publik yang tak beda jauh yakni 22,2 persen.
Disusul di bawahnya Anies Baswedan 15,4 persen.
Peneliti utama Indikator Politik, Burhanudin Muhtadi mengatakan meski Ganjar ada di peringkat pertama, Gubernur Jawa Tengah itu tak bisa dibilang unggul dari Prabowo.
Hal ini karena secara statistik perbedaan keterpilihan antar keduanya tidak signifikan.
"Jadi kita tidak bisa mengatakan Ganjar unggul di sini. Karena secara statistik bedanya dengan Prabowo tidak signifikan," kata dia dalam paparan, Jumat (18/8/2023).
Metode penarikan sampel menggunakan multistage random sampling. Responden terpilih diwawancarai secara tatap muka. (*)
(TribunnewsSultra.com/Risno)