Berita Sulawesi Tenggara

Kasus Rabies di Sultra Masih Aman, Pemprov Ingatkan Masyarakat Suntik Vaksin Hewan Peliharaan

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Sultra, La Ode Muhammad Jabal mengatakan kasus rabies di Sutra sampai saat ini belum menghawatirkan.

Amelda Devi Indriyani
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Provinsi Sultra, La Ode Muhammad Jabal 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ingatkan masyarakat menyuntik vaksin rabies hewan peliharan.

Hal itu sebagai upaya pencegahan kasus rabies di Provinsi Sultra.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Sultra, La Ode Muhammad Jabal mengatakan kasus rabies di Sutra sampai saat ini belum menghawatirkan.

Di mana selama 2023 ini pihaknya belum menerima laporan kasus rabies dari 17 kabupaten kota di Sultra.

Baca juga: 200 Ekor Kucing dan Anjing di Kota Kendari Divaksinasi, Peringatan Hari Rabies Sedunia 2021

Sementara di tahun-tahun sebelumnya sempat tercatat ada beberapa kasus rabies.

"Pada umumnya di Sultra itu ada, tapi tidak terlalu tampak, sekarang saya belum mendapat laporan dari dokter hewan di kabupaten kota," kata Jabal, Selasa (11/7/2023).

Meskipun demikian, pihaknya memilih untuk melakukan upaya pencegahan mengingat kasus rabies tidak bisa diprediksi.

Bahkan saat ini kasus rabies juga tengah marak terjadi di beberapa provinsi lain di Indonesia.

Seperti Provinsi Bali, Daerah Khusus aibukota (DKI) Jakarta dan Nusa Tenggara.

"Karena gejala atau kasus rabies ini bisa tiba-tiba jika tidak dihentikan, lebih baik beri vaksin secara seporadis untuk memcegah sebelum terjadinya penggigitan kepada manusia," ujarnya.

Baca juga: Kenali Gejala Anjing Rabies, Luir Berlebih dan Sensitif Hal Ini, Mematikan Jika Terkena Gigitan

Selain itu, Jabal menjelaskan daerah yang rawan terjadi kasus rabies di Sultra yakni di Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur.

Hal itu dikarenakan tingginya kepadatan populasi di daerah tersebut, dan diperkirakan karena pelayanan kesehatan hewan di sana untuk rabies tidak terlalsu seporadis.

Untuk itu pihaknya meminta masyarakat yang memelihara hewan berpotensi rabies seperti anjing dan kucing paling tidak ada keinginan datang ke dokter hewan untuk memberikan vaksin rabies ke hewan peliharaan.

Tentu hal itu disamping pengawasan yang juga dilakukan Distanak terhadap hewan liar.

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved