Pengemudi Fortuner Viral Serahkan Diri

Sopir Fortuner Jadi Tersangka, Polresta Kendari Temukan Bukti Permulaan yang Cukup Saat Kecelakaan

Polresta Kendari menetapkan pengemudi Fortuner yang terlibat kecelakaan dengan motor dan menyebabkan salah satunya meninggal ditetapkan jadi tersangka

Penulis: Sugi Hartono | Editor: Desi Triana Aswan
Kolase TribunnewsSultra.com
Sosok pengemudi Fortuner viral gegara kecelakaan yang terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akhirnya menyerahkan diri, Rabu (26/4/2023). Ia datang dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan langsung mendatangi Polresta Kendari. Ia kini ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian. 

TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI- Kepolisian Resort atau Polresta Kendari Sulawesi Tenggara menetapkan pengemudi Fortuner sempat buron usai alami kecelakaan ditetapkan jadi tersangka, Kamis (27/4/2023). 

Sosok pengemudi Fortuner tersebut terlibat kecelakaan dengan motor yang menyebabkan salah satunya meninggal dunia.

Kecelakaan itu terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Minggu (23/4/2023).

Kapolresta Kota Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fatturahman mengatakan penetapan tersangka itu setelah pihak kepolisian mendapatkan bukti permulaan yang cukup.

"Berdasarkan bukti permulaan ya cukup, kami tetapkan sebagai tersangka," tuturnya, Kamis (27/4/2023).

Saat ini pengemudi mobil tersebut sudah diamankan di Mako Polresta Kendari usai menyerahkan diri pada Rabu (26/4/2023) malam.

Sosok Pengemudi Fortuner

Baca juga: Dari Morowali Niat Hati Libur Lebaran di Kendari, Sopir Fortuner Terlibat Kecelakaan Sempat Kabur

Ternyata, sosok pengemudi atau sopir Fortuner adalah warga Morowali, Sulawesi Tengah.

Ia datang ke Kota Kendari untuk libur Lebaran dan menemui sanak keluarganya.

Namun, kejadian naas menimpanya. Ia terlibat kecelakaan dengan pengendara motor yang mengakibatkan seorang wanita tewas.

Insiden tersebut terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akhirnya menyerahkan diri, Rabu (26/4/2023).

Kapolresta Kota Kendari Kombes Pol Muh Eka Fatturahman membenarkan kalau pelaku tabrak lari sudah menyerahkan diri di Polresta Kota Kendari.

"Pukul 22.30 Wita (semalem) menyerahkan diri ke Polresta dari Morowali," tutur Kapolresta Kendari.

Saat peristiwa itu terjadi, pria bernama Muslim itu kebingungan harus melakukan apa.

Ia malah kabur usai kecelakaan terjadi.

Setelah menyerahkan diri ke pihak kepolisian Polresta Kendari, Muslimin mengungkapkan kedatangannya ke Kota Kendari sebenarnya hanya untuk libur lebaran Idul Fitri 2023.

Namun naasnya, peristiwa kecelakaan maut itu nampaknya membuat Muslimin tidak tidur tenang.

Terlebih, pihak kepolisian sudah mencari keberadaan dirinya.

Setelah kembali ke Morowali usai libur lebaran, ia memutuskan untuk menyerahkan diri.

Alhasil, Muslimin harus kembali ke Kendari lagi untuk menghadapi proses hukum.

Muslimin mengaku siap untuk mengikuti segala proses hukum yang akan dihadapinya.

Baca juga: Sosok Pengemudi Fortuner dalam Kecelakaan Maut di Kendari Sulawesi Tenggara, Serahkan Diri ke Polisi

"Saya pribadi menyerahkan diri ke Polresta Kendari, dan siap mengikuti proses hukum yang berlaku. Pada saat kejadian saya panik dan tidak tahu berbuat apa, karena saya datang bersama keluarga di Kendari hanya datang untuk berlibur dan tidak," jelasnya.

Sempat Dicari Polisi

Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman, meminta pengemudi Mobil Fortuner yang terlibat tabrak lari segera menyerahkan diri.

"Kami himbau Kepada pengemudi mobil Fortuner, agar segera menyerahkan diri, datang ke Mako Polresta Kendari," ujar Kapolres, Selasa (25/4/2023).

Pernyataan tersebut, karena pengemudi mobil fortuner melarikan usai menyambar motor dua remaja berinilal US dan SA.

Sosok pengemudi Fortuner viral gegara kecelakaan yang terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akhirnya menyerahkan diri, Rabu (26/4/2023). Ia datang dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan langsung mendatangi Polresta Kendari.
Sosok pengemudi Fortuner viral gegara kecelakaan yang terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akhirnya menyerahkan diri, Rabu (26/4/2023). Ia datang dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan langsung mendatangi Polresta Kendari. (Istimewa)

Insiden itu terjadi pada Minggu (23/4/2023) sekira pukul 17.55 wita betempat di Jalan A. Yani depan BTN Beringin I Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dari kejadian itu kedua korban mengalami luka dan memar, namun naas US meninggal dunia di RSUD Bahteramas pada pukul 01.30 wita senin dini hari.

Kapolres mengatakan, pihak sudah menyelidiki mobil pelaku dari rekaman CCTV.

Termasuk mencari tau keberadaan pengemudi mobil fortuner tersebut.

"Kami terus berupaya setiap saat utk melakukan penyelidikan mencari dan menangkap pengemudi kendaraan Fortuner," ucap Eka.

Mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra ini juga meminta kepada.masyarakat yang mengenal pengemudi dan mobil yang dikendarai agar segera melaporkan ke pihak kepolisian.

"Identitas pemberi informasi akan Kami Rahasiakan dan akan kami beri apresiasi khusus berupa penghargaan kepda masyarakat yang melaporkan hal tersebut,"ungkap Eka.

"Informasi bisa langsung dikirim ke Kontak Person Kapolresta Kendari KBP M. Eka Fathurrahman, di no WA 08117201997," ujarnya menambahkan. 

Menyerahkan Diri Dari Morowali

Ia datang dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan langsung mendatangi Polresta Kendari.

Sebelumnya, sosok pengemudi tersebut sudah ramai jadi perbincangan gegara dicari-cari polisi.

Ia menjadi buron setelah beberapa hari terakhir ini melarikan diri usai terlibat kecelakaan.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor yang berboncengan terjatuh.

Salah satu diantaranya pun tewas.

Kini, sosok pengemudi Fortuner tampil ke publik dalam sebuah video viral yang beredar di media sosial.

Dalam video viral yang diterima TribunnewsSultra.com, si pengemudi Fortuner mengenakan kaos putih.

Ia didampingi oleh dua petugas kepolisian.

Diketahui, sosok pengemudi viral tersebut bernama Muslimin (29).

Di awal video viral, Muslimin memperkenalkan dirinya.

Ia menyebut dirinya adalah pengemudi Fortuner dengan nomor polisi DN 1995 GA yang terlibat kecelakaan pada hari Minggu (23/4/2023) sekitar pukul 17.52 WITA di Jl Jenderal Ahmad Yani depan BTN Beringin, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Assalamu alaikum warrahmatullahi wabbarakatu, saya atas nama Muslimin, selaku pelaku pengemudi mobil yang mengakibatkan goncengan sepeda motor Beat dengan nomor polisi DT 2672 XX yang bernama Salsabila meninggal dunia," tuturnya.

Ia juga meminta maaf atas peristiwa tersebut terlebih viral di media sosial.

"Saya pribadi maupun keluarga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kota Kendari dan lebih khususnya kepada keluarga almarhumah korban atas kejadian tersebut sedang viral," jelasnya.

Kedatangannya di Kota Kendari untuk menyerahkan diri ini, tak lepas dari upaya Polresta Kendari yang memfasilitasi.

Ia lantas mengucapkan terimakasihnya atas hal tersebut, karena telah difasilitasi untuk langsung menyerahkan diri dan datang ke Kantor Satlantas Kota Kendari.

"Tak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada Kapolresta Kendari beserta jajarannya yang telah memfasilitasi kedatangan saya di Polresta Kendari lebih khususnya di Kantor Satlantas," jelasnya.

Muslimin mengungkapkan alasannya lari setelah kecelakaan terjadi karena panik dan tak tahu harus berbuat apa.

Ia juga menjelaskan kedatangannya ke Kendari, semata-mata karena libur lebaran saja.

(TribunnewsSultra.com/Desi Triana/Sugi Hartono)

 

 

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved