Pengemudi Fortuner Viral Serahkan Diri

Dari Morowali Niat Hati Libur Lebaran di Kendari, Sopir Fortuner Terlibat Kecelakaan Sempat Kabur

Ternyata, sosok pengemudi atau sopir Fortuner adalah warga Morowali, Sulawesi Tengah. Ia datang ke Kendari untuk libur lebaran dan menemui keluarga.

|
Kolase TribunnewsSultra.com
Sosok pengemudi Fortuner viral gegara kecelakaan yang terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akhirnya menyerahkan diri, Rabu (26/4/2023). Ia datang dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan langsung mendatangi Polresta Kendari. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Ternyata, sosok pengemudi atau sopir Fortuner adalah warga Morowali, Sulawesi Tengah.

Ia datang ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara untuk libur Lebaran dan menemui sanak keluarganya.

Namun, kejadian naas menimpanya. Ia terlibat kecelakaan dengan pengendara motor yang mengakibatkan seorang wanita tewas.

Insiden tersebut terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akhirnya menyerahkan diri, Rabu (26/4/2023).

Kapolresta Kota Kendari Kombes Pol Muh Eka Fatturahman membenarkan kalau pelaku tabrak lari sudah menyerahkan diri di Polresta Kota Kendari.

"Pukul 22.30 Wita (semalem) menyerahkan diri ke Polresta dari Morowali," tutur Kapolresta Kendari.

Saat peristiwa itu terjadi, pria bernama Muslim itu kebingungan harus melakukan apa.

Baca juga: Sosok Pelaku Tabrak Lari di Kendari Sulawesi Tenggara, Menyerahkan Diri ke Polisi

Ia malah kabur usai kecelakaan terjadi.

Setelah menyerahkan diri ke pihak kepolisian Polresta Kendari, Muslimin mengungkapkan kedatangannya ke Kota Kendari sebenarnya hanya untuk libur Lebaran Idul Fitri 2023.

Namun naasnya, peristiwa kecelakaan maut itu nampaknya membuat Muslimin tidak tidur tenang.

Terlebih, pihak kepolisian sudah mencari keberadaan dirinya.

Setelah kembali ke Morowali usai libur lebaran, ia memutuskan untuk menyerahkan diri.

Alhasil, Muslimin harus kembali ke Kendari lagi untuk menghadapi proses hukum.

Muslimin mengaku siap untuk mengikuti segala proses hukum yang akan dihadapinya.

"Saya pribadi menyerahkan diri ke Polresta Kendari, dan siap mengikuti proses hukum yang berlaku. Pada saat kejadian saya panik dan tidak tahu berbuat apa, karena saya datang bersama keluarga di Kendari hanya datang untuk berlibur dan tidak," jelasnya.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved