Pengemudi Fortuner Viral Serahkan Diri
BREAKING NEWS Pengemudi Fortuner Viral Akhirnya Serahkan Diri, Datangi Polres Kendari Dari Morowali
Sosok pengemudi Fortuner viral gegara kecelakaan yang terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akhirnya menyerahkan diri.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Sosok pengemudi Fortuner viral gegara kecelakaan yang terjadi di Jl Ahmad Yani, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara akhirnya menyerahkan diri, Rabu (26/4/2023).
Ia datang dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan langsung mendatangi Polresta Kendari.
Sebelumnya, sosok pengemudi tersebut sudah ramai jadi perbincangan gegara dicari-cari polisi.
Ia dicari polisi setelah beberapa hari terakhir ini melarikan diri usai terlibat kecelakaan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor yang berboncengan terjatuh.
Salah satu diantaranya pun tewas.
Kini, sosok pengemudi Fortuner tampil ke publik dalam sebuah video viral yang beredar di media sosial.
Baca juga: Kapolresta Kendari Janjikan Hadiah Warga yang Tahu Keberadaan Sopir Fortuner Tabrak Lari Pemotor
Dalam video viral yang diterima TribunnewsSultra.com, si pengemudi Fortuner mengenakan kaos putih.
Ia didampingi oleh dua petugas kepolisian.
Diketahui, sosok pengemudi viral tersebut bernama Muslimin (29).
Di awal video viral, Muslimin memperkenalkan dirinya.
Ia menyebut dirinya adalah pengemudi Fortuner dengan nomor polisi DN 1995 DA yang terlibat kecelakaan pada hari Minggu (23/4/2023) sekitar pukul 17.52 WITA di Jl Jenderal Ahmad Yani depan BTN Beringin, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
"Assalamu alaikum warrahmatullahi wabbarakatu, saya atas nama Muslimin, selaku pelaku pengemudi mobil yang mengakibatkan goncengan sepeda motor Beat dengan nomor polisi DT 2672 XX yang bernama Salsabila meninggal dunia," tuturnya.
Ia juga meminta maaf atas peristiwa tersebut terlebih viral di media sosial.
"Saya pribadi maupun keluarga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kota Kendari dan lebih khususnya kepada keluarga almarhumah korban atas kejadian tersebut sedang viral," jelasnya.
Kedatangannya di Kota Kendari untuk menyerahkan diri ini, tak lepas dari upaya Polresta Kendari yang memfasilitasi.
Ia lantas mengucapkan terimakasihnya atas hal tersebut, karena telah difasilitasi untuk langsung menyerahkan diri dan datang ke Kantor Satlantas Kota Kendari.
"Tak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada Kapolresta Kendari beserta jajarannya yang telah memfasilitasi kedatangan saya di Polresta Kendari lebih khususnya di Kantor Satlantas," jelasnya.
Muslimin mengungkapkan alasannya lari setelah kecelakaan terjadi karena panik dan tak tahu harus berbuat apa.
Ia juga menjelaskan kedatangannya ke Kendari, semata-mata karena libur lebaran saja.
Namun naasnya, peristiwa kecelakaan maut itu membuatnya harus kembali ke Kendari lagi untuk menghadapi proses hukum.
Baca juga: Kapolresta Kendari Sultra Minta Pengendara Mobil Fortuner Pelaku Tabrak Lari Menyerahkan Diri
Muslimin mengaku siap untuk mengikuti segala proses hukum yang akan dihadapinya.
"Saya pribadi menyerahkan diri ke Polresta Kendari, dan siap mengikuti proses hukum yang berlaku. Pada saat kejadian saya panik dan tidak tahu berbuat apa, karena saya datang bersama keluarga di Kendari hanya datang untuk berlibur dan tidak," jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.