Kamis, 4 Juni 2026

Ramadhan 2023

Cara Mencicipi Makanan Tanpa Membatalkan Puasa Tapi Tak Boleh Tertelan, Begini Hukumnya Dalam Islam

Begini cara mencicipi makanan tanpa membatalkan puasa Ramadhan tapi tak boleh tertelan, begini hukumnya dalam Islam.

Tayang:
zoom-inlihat foto Cara Mencicipi Makanan Tanpa Membatalkan Puasa Tapi Tak Boleh Tertelan, Begini Hukumnya Dalam Islam
Kolase TribunnewsSultra.com
Begini cara mencicipi makanan tanpa membatalkan puasa Ramadhan tapi tak boleh tertelan, begini hukumnya dalam Islam. Mencicipi makanan ini kerap dilakukan untuk memastikan cita rasa masakan. Bagi setiap orang yang bertugas menyajikan makanan tentunya hal terpenting adalah mencicipi masakan tersebut. Terlebih masakan yang akan disajikan untuk orang banyak. Namun, untuk mencicipi makanan saat seseorang berpuasa tentunya diatur dalam agama Islam. 

Meskipun kalau keseringan itu bisa memakruhkan, tapi tentunya, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang membuat, menyiapkan makanan itu biasa mencicipi untuk merasakan.

Apakah garamnya sudah tepat, manisannya sudah terpada sebagainya.

Maka kalau kita melihat hukum, mencicipi itu selama tidak bercampur dengan air ludah dan tidak masuk ke kerongkongan, maka itu tidak membatalkan puasa.

ILUSTRASI-puasa
ILUSTRASI-puasa (Istimewa)

Bagaimana caranya, ketika sudah mencicipi cukup di lidah sebagai perasa kemudian kita ludahkan atau muntahkan, maka insya Allah puasanya tetap sah.

Apa hukumnya suntik insulin karena pengobatan pada saat berpuasa?

Sebagaimana yang saya jelaskan pada segmen yang lalu, ada orang-orang tentunya dalam keadaan sakit dan itu bisa membahayakan dirinya ketika dia berpuasa. Apalagi kalau sudah ada surat rekomendasi dari dokter mengatakan, ketika puasa itu bisa mengancam jiwa.

Maka itu sebenarnya tidak boleh berpuasa, dalilnya, janganlah menjerumuskan dirimu pada kebinasaan.

Dokter paling ahli apakah kita sehat berpuasa atau tambah parah ketika kita berpuasa.

Nah, diantara orang yang terkena penyakit gula atau diabetes itu dianjurkan menyuntikan insulin, biasanya itu di bagian perut dan sebagainya.

Apakah suntikan insulin itu membatalkan puasa apa tidak? Maka jawaban para ulama mengatakan itu tidak membatalkan puasa.

Kenapa tidak membatalkan puasa? Karena suntikan itu tidak masuk ke rongga yang terbuka atau saluran pencernaan.

Itu hanya sampai di urat, dan urat itu tidak dianggap ulama sebagai jauf, jauf itu adalah saluran yang terbuka.

Karena tidak dianggap, maka menurut mashab Imam Syafi'i maka suntikan insulin itu tidak membatalkan puasa.

(Tribunnews.com/Latifah)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved