Berita Konawe Utara
Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara Uji Berbahasa Guru SMP-SMA, Dosen dan Mahasiswa di Konawe
Guru Bahasa Indonesia tingkat SMP-SMA/sederajat di Kabupaten Konawe, diuji kemahiran berbahasa Indonesia Dilibatkan pula dosen hingga mahasiswa.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Muhammad Israjab
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Guru Bahasa Indonesia tingkat SMP-SMA/sederajat di Kabupaten Konawe, diuji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka
Dilibatkan pula dosen hingga mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lakidende.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST), Uniawati mengatakan UKBI Adaptif Merdeka, sebagai salah satu implementasi program prioritas dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Kata dia, UKBI Adaptif merdeka merupakan alat untuk menguji kemahiran berbahasa Indonesia dengan mempertimbangkan kemampuan peserta.
Baca juga: Poltekkes Kendari Siapkan Kuota 700 Mahasiswa Baru 2023, UKT Jalur Prestasi dan Seleksi CBT Sama
Di mana dalam tes UKBI Adaptif Merdeka, ada empat keterampilan berbahasa (yang diujikan), yaitu menyimak, menulis, berbicara, membaca, serta merespon kaidah sebagai tolok ukur tingkat kemahiran berbahasa kita.
"Pelaksanaan UKBI pada dasarnya adalah bentuk penghargaan kita terhadap bahasa Indonesia," kata Uniawati saat Sosialisasi dan Pelaksanaan UKBI Adaptif Merdeka bagi Pemangku Kepentingan di Kabupaten Konawe berlangsung di Aula Hotel Nugraha, Konawe, Selasa (7/2/2023).
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe Suriyadi menyampaikan selama 3 tahun terakhir.
KBST fokus dan terus mendorong pelaksanaan kegiatan kebahasaan dan kesastraan di Kabupaten Konawe. Salah satunya, yaitu UKBI adaptif merdeka.
Baca juga: Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra yang Baru Patris Yusrian Jaya Tiba di Kota Kendari Sulawesi Tenggara
Menurutnya, UKBI merupakan program yang luar biasa dan masyarakat, terutama tenaga pendidik dan profesional, memiliki animo sangat besar terhadap program ini.
"Terima kasih kepada KBST yang telah memberi kepercayaan untuk terus menyelenggarakan kegiatan di Kabupaten Konawe," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe akan mengikutkan para pemangku kepentingan di Kabupaten Konawe.
Seperti guru, para kepala sekolah, dan pelajar untuk menguji kemampuan berbahasa Indonesianya melalui UKBI.
(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.