Berita Kendari
Pemkot Rehabilitasi Sekolah TK, SD, SMP di Kendari Melalui DAK 2022, Ingatkan Jaga Sarana Prasarana
Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari komitmen menyediakan fasilitas sarana prasarana penunjang untuk belajar bagi peserta didik yang ada di Kota Kendari.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Desi Triana Aswan
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari komitmen menyediakan fasilitas sarana prasarana penunjang untuk belajar bagi peserta didik yang ada di Kota Kendari.
Mulai dari jenjang TK atau PAUD, SD maupun SMP se Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mengatakan untuk mendukung pendidikan, pihaknya akan menyiapkan secara bertahap sarana dan prasarana pendidikan sesuai dengan kemampuan daerah, diantaranya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
Kata dia, untuk mendapatkan bantuan melalui DAK ini, maka pihak sekolah yang bersangkutan harus mengikuti mekanisme yang ada dan beberapa tahapan.
Baca juga: Pemkot Kendari Akan Bangun Gedung Perpustakaan Kota, Asmawa Tosepu Sebut Dapat Lampu Hijau Perpusnas
"Inikan melalui DAK dan untuk mendapatkan bantuan itu mekanismenya jelas, disitu keterlibatan teman-teman di OPD dan Bappeda agar jeli untuk melihat jalur yang ada," kata Ridwansyah, Senin (9/1/2023).
"Tiba saatnya mereka harus bisa mempresentasikan apa yang kita minta itu memang dibutuhkan di daerah," imbuhnya.
Oleh sebab itu dia juga mengingatkan kepada pihak sekolah maupun peserta didik untuk menjaga dan merawat fasilitas penunjang yang sudah ada
"Karena belum tentu tahun ini mungkin kita dapat tapi tahun depan belum tentu," jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Saemina mengatakan alokasi anggaran DAK Tahun 2022 sebanyak Rp27.559.009.000.

Diantaranya untuk jenjang PAUD sebesar Rp.1.317.319.000, kemudian untuk jenjang SD sebesar Rp16.931.540.000, jenjang SMP sebesar Rp9.310.150.000.
Kata dia, DAK fisik bidang pendidikan dimanfaatkan untuk membantu sekolah dalam memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) dan mencapai standar nasional pendidikan (SNP) melalui sarana dan prasarana.
Serta dalam rangka meningkatkan akses layanan dan mutu pendidikan di kota Kendari.
"Juga diharapkan akan berdampak pada peningkatan angka partisipasi pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP serta penurunan angka putus sekolah jenjang SD dan SMP," ujarnya.
Jumlah gedung yang dibangun dan direhabilitasi untuk jenjang PAUD antara lain pembangunan ruang UKS sebanyak 7 ruang untuk 7 sekolah kemudian pengadaan alat permainan edukatif sebanyak 14 paket untuk 14 sekolah.
Baca juga: Pemkot Kendari Godok Persiapan Bangun Industri Baterai, Tahun Ini Fokus Bebaskan Lahan dan Perizinan
Jenjang SD antara lain rehabilitasi ruang kelas sekolah sebanyak 29 ruang untuk 7 sekolah. Rehabilitasi ruang perpustakaan sebanyak 10 ruang untuk 10 sekolah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.