Kejutan Megawati Capres PDIP 2024, Prediksi Anies Baswedan Cs: Ngak Spesial, Paling Ganjar atau Puan

Tentang kejutan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri siapa Capres PDIP Pilpres 2024, prediksi Anies Baswedan Cs melihat Ganjar atau Puan yang terdepan.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Istimewa
Tentang kejutan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri siapa Capres PDIP Pilpres 2024, prediksi Anies Baswedan Cs melihat Ganjar atau Puan yang terdepan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diyakini akan mengumumkan calon presiden (Capres) untuk Pemilihan Presiden (Pilres) tahun 2024 pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15.

Kejutan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri tentang Capres PDIP untuk Pilpres 2024 dinantikan, dengan probabilitas Ganjar Pranowo dan Puan Maharani teratas.

Prediksi ini setidaknya menjadi keyakinan Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang telah mengusung Anies Baswedan.

Partai pimpinan Surya Paloh tersebut telah memastikan diri menjadi rival PDI Perjuangan pada Pilpres 2024.

Bahkan secara blak-blakan, Partai Nasdem mengusung visi gerakan perubahan- yang belakangan diasosiasikan sebagai antitesa Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasdem Ahmad Ali memprediksi, tidak ada yang spesial dari kejutan Megawati.

Kalaupun Megawati mengumumkan nama capres PDIP, Ali menduga nama yang diumumkan antara Ketua DPR Puan Maharani atau Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Ya kan enggak ada (yang spesial). Kalau toh (Megawati) mengumumkan calon presiden ya paling yang diumumkan Ganjar, Puan," ujar Ali saat dihubungi dikutip Kompas.com, Senin (9/1/2023).

Baca juga: Pengobatan Gratis, Penanaman Pohon, Lomba SICITA Bakal Digelar di Sultra Peringati HUT ke-50 PDIP

Meskipun menurut Partai NasDem tak ada yang spesial dari kejutan Megawati, namun rasa penasaran siapa Capres PDIP untuk Pilpres 2024 tak terelakan.

Saat ini Ganjar Pranowo adalah sosok yang paling tinggi elektabilitasnya di Partai Banteng Merah.

Namun tak bisa dipungkiri, Puan Maharani memiliki keistimewaan di internal partai.

Faktanya, sejumlah elite pernah secara sukarela mebentuk Dewan Kolonel.

Faksi dalam PDIP ini belakangan dijatuhi sanksi. Mereka ditenggarai bermain dua kaki, mendukung Puan.

Pasalnya, ide mereka mendukung putri Megawati Soekarnoputri dianggap menentang keputusan kongres, yakni keputusan Capres 2024 ditangan Ketua Umum PDI Perjuangan.

Halaman
123

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved