Berita Sulawesi Tenggara

Kapal 2 Warga Sulawesi Selatan Bocor di Perairan Kolaka Utara, Ditemukan Mengapung Pakai Jeriken

Kapal dua warga asal Sulawesi Selatan (Sulsel) bocor di Perairan Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (6/1/2023).

Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kapal dua warga asal Sulawesi Selatan (Sulsel) bocor di Perairan Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (6/1/2023). Kecelakan laut ini tepatnya terjadi di Perairan Karang Masalekoe, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolut, Provinsi Sultra sekira pukul 03.00 Wita. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Kapal dua warga asal Sulawesi Selatan (Sulsel) bocor di Perairan Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (6/1/2023).

Kecelakan laut ini tepatnya terjadi di Perairan Karang Masalekoe, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolut, Provinsi Sultra sekira pukul 03.00 Wita.

Humas Basarnas Kota Kendari, Wahyudi menuturkan Jumat siang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Kendari mendapatkan laporan mengenai kejadian tersebut.

"Sekira pukul 10.30 Wita, Command Centre KPP Kendari menerima informasi dari Andi Baso Simpuang, jika terjadi kecelakaan laut di sekitar Perairan Karang Masalekoe, Kolut," ujarnya Jumat (6/1/2023).

Informasi yang didapat, kedua korban pada Kamis (5/1/2023) sekira pukul 23.00 Wita, berangkat dari Siwa menuju Malombo, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka dengan menggunakan long boat.

Baca juga: Penyebab Tabrakan Kapal Penumpang Rute Raha-Kendari dan Tongkang Ore Nikel di Pulau Cempedak Konsel

Namun kapal yang mereka tumpangi dihantam gelombang di tengah laut sehingga mengalami kebocoran.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, sekira pukul 10.45 Wita, Tim Rescue Pos SAR Kolaka diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan.

Selanjutnya, pada pukul 15.00 Wita, Kantor Basarnas Kota Kendari mendapatkan informasi dari Kapolsek Rante Angin, Kolut jika kedua korban telah ditemukan.

Keduanya mengapung di Perairan Karang Madalekoe, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolut dengan bantuan jeriken dan papan kayu.

Kemudian, korban langsung dievakuasi menuju tempat asal mereka yaitu Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). (*)

(TribunnewsSultra.com/Mukhtar Kamal)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved