Berita Sulawesi Tenggara

Ini Tiga Kawasan Industri di Sulawesi Tenggara Masuk Proyek Strategis Nasional Tahun 2023

Ada tiga kawasan industri di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2023.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
tribun bisnis
Target investasi wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2023 sebesar Rp20,18 triliun, berdasarkan target dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)/Kementerian Investasi yang pada tahun 2022 sebesar Rp34,73 triliun. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Terdapat tiga kawasan industri di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2023.

Melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menetapkan sebanyak 10 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru dan empat proyek yang disesuaikan nomenklaturnya dalam daftar PSN.

Dari sepuluh Proyek Strategis Nasional di tahun 2023 itu, tiga kawasan industri di Sultra masuk dalam proyek nasional tersebut.

Hal tersebut sesuai arahan Presiden Jokowi, program/proyek yang dapat dimasukkan dalam daftar PSN adalah proyek yang dapat dirampungkan paling lambat Semester I tahun 2024.

Baca juga: Masyarakat Kendari Kini Dapat Nikmati Fitur Tanya PTSP Via WhatsApp, Mudahkan Pelayanan Perizinan

Sebanyak 10 PSN ini telah memenuhi kriteria strategis karena memiliki peran strategis terhadap perekonomian regional dan nasional, kesejahteraan sosial, pertahanan, dan kedaulatan nasional.

Tidak hanya itu, tentunya memiliki dampak positif atas Produk Domestik Bruto (PDB), pengurangan pengangguran, sosial-ekonomi, dan lingkungan hidup.

Kabid Pengendalian Modal dan Informasi DPM-PTSP Sultra, Rasiun mengatakan penetapan proyek strategis tersebut dalam rangka menjalankan mandat Peraturan Presiden dan Permenko Perkonomian.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 dan Permenko Perekonomian No 9 Tahun 2022.

Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

Katanya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menetapkan tiga PSN pada kawasan industri di Sultra.

Tiga kawasan tersebut antara lain PT Kendari Kawasan Industri Terpadu/ Kawasan Industri Kendari, PT Indonesia Pomalaa Industry Park, dan PT Nusantara Industri Sejati atau Kawasan Industri Motui.

Baca juga: PTSP Konawe Sebut Kehadiran Pengusaha Sangat Diharapkan Bisa Tingkatkan Ekonomi Daerah

"Untuk PT Kendari Kawasan Industri Terpadu masuk dalam Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan rencana investasi sebesar Rp1,64 triliun,"katanya, Kamis (5/1/2023).

Rasiun menambahkan, sedangkan untuk PT Indonesia Pomalaa Industry Park masuk dalam Penanaman Modal Asing (PNM) dengan rencana investasi Rp15 miliar.

Sedangkan untuk PT Nusantara Industri Sejati/ Kawasan Industri Matui belum masuk dalam daftar di DPM-PTSP Sultra.

"Jadi rencana investasi itu, adalah rencana investasi awal seperti pengurusan surat-surat, izin lingkungan, pemanfataan kegiatan ruang, dan izin pembangunan gedung,"kata Rasiun.

Tambahnya, setelah itu pihak perusahaan melakukan kewajibannya yaitu izin peningkatan operasional, sehingga rencana investasi pada periode itu dimasukkan sebagai laporan tahap awal.

"Jadi jika sudah melakukan kegiatan produksi, baru perusahaan sudah wajib melaporkan per triwulannya,"tutupnya.

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved