Upah Minimum

UMP Sultra 2023 Dipastikan Naik Signifikan, Besaran Kenaikan Upah Minimum Provinsi Sulawesi Tenggara

UMP Sultra 2023 dipastikan naik, besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi Sulawesi Tenggara disebut cukup signifikan dibandingkan tahun 2022.

Penulis: Laode Ari | Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
UMP Sultra 2023 dipastikan naik, besaran kenaikan upah minimum provinsi Sulawesi Tenggara disebut cukup signifikan dibandingkan tahun 2022. Nilai UMP Sultra 2022 adalah sebesar Rp2.710.595 atau meningkat 0,7 persen dibandingkan UMP Sultra 2021 senilai Rp2.552.014. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - UMP Sultra 2023 dipastikan naik, besaran kenaikan upah minimum provinsi Sulawesi Tenggara disebut cukup signifikan dibandingkan tahun 2022.

Nilai UMP Sultra 2022 adalah sebesar Rp2.710.595 atau meningkat 0,7 persen dibandingkan UMP Sultra 2021 senilai Rp2.552.014.

Kenaikan UMP Sulawesi Tenggara 2022 lalu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Sultra Ali Mazi Nomor 607 tahun 2021 yang berlaku 1 Januari-31 Desember 2022.

Untuk kenaikan UMP Sultra 2023, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menetapkan dan mengumumkannya paling lambat 28 November 2022 mendatang.

Menyusul penetapan upah minimum kabupaten/ kota atau UMK di Sultra 2023 paling lambat pada 7 Desember 2022 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Sultra, Laode Ali Haswandy, dikonfirmasi TribunnewsSultra.com.

Meski demikian, Haswandy, menyebut UMP Sultra 2023 naik signifikan dibandingkan UMP Sulawesi Tenggara 2022.

Baca juga: UMP Sulawesi Tenggara 2023 Ditetapkan 28 November 2022, Disnakertrans Sultra Sebut Nilainya Naik

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, menyebut, batas waktu pengumuman besaran UMP oleh gubernur diperpanjang paling lambat 28 November 2022 dari sebelumnya 21 November 2021.

Sedangkan penetapan UMK yang sebelumnya 26 November 2022 diperpanjang menjadi paling lambat 7 Desember 2022.

UMP 2023 yang sudah ditetapkan gubernur begitupun UMK 2023 yang ditetapkan oleh bupati/ wali kota tersebut mulai berlaku pada 1 Januari-31 Desember 2023.

Untuk besaran kenaikan UMP dan UMK pada tahun depan tersebut maksimal 10 persen dibandingkan tahun 2022.

“Yang perlu diperhatikan adalah penyesuaian upah minimum baik di provinsi maupun di kabupaten kota (UMK), tidak melebihi 10 persen (kenaikannya),” kata Ida dikutip TribunnewsSultra.com dari Tribunnews.com melansir kanal YouTube Kemnaker.

Penetapan UMP dan UMK tahun mendatang tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

Besaran Kenaikan UMP Sultra 2023

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved