Sultra Memilih
1270 Jajaran KPU se Indonesia Jalan Sehat di Kendari, Libatkan Pemilih Pemula Sosialisasi Pemilu
Jajaran anggota Komisi Pemilihan Umum atau KPU se Indonesia mengikuti jalan sehat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Penulis: Laode Ari | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-Pemilihan-Umum-atau-KPU-se-Indonesia-mengikuti-jalan-sehat-di-Kota-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Jajaran anggota Komisi Pemilihan Umum atau KPU se Indonesia mengikuti jalan sehat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Agenda jalan sehat ini merupakan rangaian kegiatan para anggota KPU se Indonesia saat rapar koordinasi badan adhoc dan pengembangan SDM KPU di Kota Kendari.
Jalan sehat kepemiluan ini dilaksakan di Pelataran MTQ Kota Kendari, Jumat (21/10/2022) juga diikuti sekira 1,270 peserta perwakilan KPU se Indonesia.
Selain diikuti perwakilan di 514 daerah, agenda ini juga dihadiri komisioner KPU Sultra dan anggota DPR RI dapil Sultra, Ir Hugua.
Ketua KPU, Hasyim Asy'ari mengatakan, jalan sehat ini bentuk motivasi kepada para penyelenggara pemilu.
Baca juga: Ribuan Petugas KPU se Indonesia Ikut Rakornas di Kendari, Launching Aplikasi SIAKBA dan Simpeg
Selain itu, ini juga menunjukan kepada masyarakat bahwa seluruh penyelenggara sehat dan siap bekerja di pemilu 2024.
"Karena ini pemilu serentak, dengan beban yang cukup berat, kami ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa penyelengara pemilu sehat dan siap mensukeskan pemilu," ujar Hasyim.
Dia menjelaskan, dalam agenda ini KPU juga melibatkan setidaknya 200 pemilih pemula tingkat pelajar SMA di Kendari.
Hal ini sebagai bebtuk sosialisasi KPU tentant tahapan dan cara mengakses informasi kepemiluan di kalangan pemilih pemula.
"Ini bagian sosialasi dan pendidikan pemilih untuk anak muda tentang untuk mengetahui kapan pemungutan suara dan mengecek data sudah terdaftar sebagai pemlih atau tidak," jelas Ketua KPU.
Kemudian untuk rakornas KPU RI, Hasyim mengungkapkan, agenda ini sebagai bentul evaluasi dan persiapan pembentulan anggota badsn Ad hoc di tingkat kecamatan maupun kelurahan.
"Rakor yang diikuti seluruh jajaran KPU se Indonesia juga bentuk evaluasi dari hasul penyelenggaraan pemilu 2019 lalu," ucap Ketua KPU. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)