Kemenkes Resmi Larang Apotek Jual Obat Jenis Sirup, Upaya Kurangi Kasus Ginjal Akut Pada Anak

Kementerian Kesehatan(Kemenkes) resmi melarang Apotek menjual jenis obat sirup berkaitan dengan upaya mengurangi angka gangguan ginjal akut progresif.

Kolase Tribunnewssultra.com
Kementerian Kesehatan(Kemenkes) resmi melarang apotek menjual jenis obat sirup. Hal tersebut bukan tanpa sebab, namun berkaitan dengan upaya mengurangi angka gangguan ginjal akut progresif atipikal yang mayoritas menyerang usia anak di Indonesia. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Kementerian Kesehatan(Kemenkes) resmi melarang Apotek menjual jenis obat sirup.

Hal tersebut bukan tanpa sebab, namun berkaitan dengan upaya mengurangi angka gangguan ginjal akut progresif atipikal yang mayoritas menyerang usia anak di Indonesia.

Peraturan larangan tersebut bahkan telah tertuang dalam surat bernomor SR.01.05/III/3461/2022.

Aturan ini hanya berlaku sementara, agar seluruh apotek di Indonesia tidak lagi membeli atau menggunakan obat sirup untuk dikonsumsi.

Untuk diketahui, kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal di Indonesia terus mengalami perburukan.

Baca juga: 6 Obat Sakit Leher atau Nyeri Leher Alami yang Bisa Dicoba di Rumah: Jahe, Kunyit, hingga Lavender

Bahkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan kasus mencapai 192 orang per Selasa (18/10/2022).

Artinya terdapat lonjakan kasus bulanan tertinggi tercatat terjadi pada September 2022 dengan 81 kasus yang dilaporkan.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso menambahkan temuan ratusan kasus itu didapatkan dari 20 provinsi di Indonesia.

Temuan kasus terbanyak terjadi di DKI Jakarta dengan 50 kasus, kemudian Jawa Barat dan Jawa Timur masing-masing 24 kasus, Sumatera Barat 21 kasus, Aceh 18 kass, dan Bali 17 kasus.

Dilansir dari Tribunnews.com, tidak hanya apoteker namun instruksi dari Kemenkes ini juga berlaku pada Tenaga Kesehatan(Nakes) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Mereka diminta agar sementara tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair/sirup sampai dilakukan pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penggunaan obat sirup untuk anak-anak ini kerap diberikan orangtua anak-anak.

Pasalnya, obat sirup juga terkadang dianggap mudah untuk dikonsumsi anak terlebih bagi mereka yang tak menyukai obat jenis tablet.

Sehingga, obat sirup merupakan salah satu alternatif untuk diberikan pada anak-anak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved