Polda Sultra

102 Personel Brimob Polda Sultra Pulang ke Markas Usai Tugas di Papua, 5 Orang Terserang Malaria

Sebanyak 102 personel Brigade Mobile Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Brimob Polda Sultra) pulang usai tugas di Papua.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Sebanyak 102 personel Brigade Mobile Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara dipimpin Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga, tiba di Bandara Haluoleo pada Jumat (30/9/2022) sekira pukul 14.00 Wita. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 102 personel Brigade Mobile Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Brimob Polda Sultra) pulang usai tugas di Papua.

Sejumlah personel ini bertugas di Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Amole 1 selama 6 bulan.

Sebanyak 102 personel yang dipimpin Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga tiba di Bandara Haluoleo pada Jumat (30/9/2022) sekira pukul 14.00 Wita.

Lalu, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) ini tiba di Mako Brimob dan menggelar upacara penyambutan dipimpin Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Waris Agono.

Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, setelah penugasan di Papua, dirinya meminta personel Brimob Polda Sultra segera kembali menyesuaikan diri berdinas seperti biasa.

Baca juga: Arnold Steven Anak Dansat Brimob Polda Sultra Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka di Istana Merdeka

"Harus bisa menyesuaikan mental dan situasi, karena berbeda ancaman di sana dan ancaman di sini," kata Brigjen Pol Waris Agono di Mako Brimob Polda Sultra.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel karena penugasan berjalan dengan baik dan tanpa masalah.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga mengungkapkan, sebanyak lima personel terkena malaria selama di Papua.

"Iya, ada empat sampai lima orang (terkena malaria), tapi tidak sampai parah, karena di Timika sudah sangat profesional, dicek, dikasih obat lalu kembali istirahat," kata Kombes Pol Adarma Sinaga.

Selain itu, kendala yang dihadapi selama di Papua adalah rasa bosan.

Baca juga: Dansat Brimob Polda Sultra Ajak Masyarakat Deteksi Dini Paham Radikal: Teror Bisa Muncul di Manapun

"Bosan tugas di jalan, tengah hutan, dan terakhir adalah kondisi alam, di sana tempat endemi malaria," ujarnya.

Kendati demikian, Kombes Pol Adarma Sinaga mengaku bangga kepada anak buahnya selama tugas di Bumi Cenderawasih, karena bisa patuh dan taat pada aturan.

"Iya tidak melakukan pelanggaran, dan kembali dalam keadaan sehat wal afiat," tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved