Video Viral

Video Viral Wajah Diduga Pelaku Penembakan 7 Jenderal Pada G30S PKI, Tatapan Kosong ke Arah Kamera

Beredar video viral memperlihatkan para pelaku penembakan tujuh jenderal TNI saat peristiwa kelam yang terjadi sepanjang sejarah bangsa Indonesia.

Kolase Tribunnewssultra.com
Beredar video viral memperlihatkan para pelaku penembakan tujuh jenderal TNI saat peristiwa kelam yang terjadi sepanjang sejarah bangsa Indonesia. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Beredar video viral memperlihatkan terduga para pelaku penembakan tujuh Jenderal TNI saat peristiwa kelam yang terjadi sepanjang sejarah bangsa Indonesia.

Dalam video tersebut terlihat para pelaku penembakan yang menatap kosong ke arah kamera.

Diketahui, rekaman tersebut bersumber dari stasiun televisi asal Amerika Serikat.

Video tersebut sempat diunggah oleh akun twitter @Aiek_Channel, Minggu (27/9/2020).

Lalu disebar kembali berbagai akun di media sosial TikTok mendekati momen peringatan G30S PKI tahun 2022.

Baca juga: Alasan Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaus Hingga Video Viral, Tegur Pengawal Karena Kaget

Peristiwa ini tidak akan pernah terlupakan dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Selalu terkenang selama bulan September setiap tahunnya.

Sebanyak tujuh jenderal tewas dibantai dalam peristiwa Gerakan 30 September tahun 1965.

Pada sebuah film dokumenter yang dirilis oleh sebuah stasiun televisi asal Amerika Serikat, ditampilkan sejumlah tokoh-tokoh PKI yang bertanggung jawab atas tragedi pemberontakan tersebut.

Film ini digarap National Broadcasting Company (NBC).

Jika dalam video yang beredar merupakan potongan dari video tersebut.

Sedangkan pada video utuhnya, terlihat Subandrio yang dituduh melakukan pengkhianatan dan konspirasi.

Kala itu ia menduduki jabatan Menteri Luar Negeri Indonesia di bawah pimpinan Presiden Soekarno saat itu.

Bahkan ia dituding pula menjadi dalang dari pemberontakan PKI termasuk membunuh sejumlah petinggi militer Indonesia.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved