Breaking News:

Berita Kendari

Bea Cukai Kendari Musnahkan Rokok dan Minuman Beralkohol Ilegal, Rugikan Negara Rp1,3 Miliar

Bea Cukai Kendari melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) berupa minuman mengandung etil alkohol dan hasil tembakau.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Bea Cukai Kendari melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) berupa minuman mengandung etil alkohol dan hasil tembakau. Kegiatan pemusnahan dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (sultra), dan secara simbolis dilaksanakan di Kantor Bea Cukai Kendari, Rabu (21/9/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Bea Cukai Kendari melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) berupa minuman mengandung etil alkohol dan hasil tembakau.

BMN yang dimusnahkan merupakan barang hasil penindakan mulai periode Agustus 2021 sampai dengan Juli 2022.

Kegiatan pemusnahan dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (sultra), dan secara simbolis dilaksanakan di Kantor Bea Cukai Kendari, Rabu (21/9/2022).

Kepala KPPBC TMP C Kendari, Purwatmo Hadi Waluja mengatakan dalam kurun waktu Agustus 2021 hingga Juli 2022 telah menerbitkan 149 Surat Bukti Penindakan (SBP).

"SBP ini terhadap barang kena cukai yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan, berasal dari operasi targeting, operasi pasar (Gempur Rokok Ilegal), patroli darat dan patroli laut," jelasnya.

Baca juga: Puntung Rokok Remaja Jadi Penyebab Kebakaran Rumah di Kolaka Timur, Begini Kronologinya

Lanjutnya, barang kena cukai dilakukan penindakan tersebut terdiri dari 10 SBP berupa Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dan 139 SBP berupa Hasil Tembakau (HT).

Jenis pelanggaran yaitu melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 jo Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

"Iya barang hasil penindakan ini lalu ditetapkan BMN dan sudah mendapatkan persetujuan peruntukan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kendari untuk dimusnahkan," katanya.

Purwatmo Hadi Waluja menambahkan, adapun jumlah barang milik negara yang dimusnahkan pada hari ini yaitu Rp1.513.860 batang Hasil Tembakau (HT).

Kemudian, 676 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp1.807.022.000.

Baca juga: Bea Cukai Kendari Sita Rokok Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara, Selamatkan Rp4,7 Juta Uang Negara

"Sehingga dengan pemusnahan tersebut ada potensi kerugian negara sebesar Rp1.375.433.000," imbuhnya.

Purwatmo Hadi Waluja menuturkan dalam pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, dipecahkan dan ditimbun dengan tanah.

Hal itu bertujuan untuk merusak atau menghilangkan fungsi dan sifat awal barang, sehingga tidak dapat dipergunakan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved