Berita Konawe Utara

Daftar OKP dan Ormas di Konut Tanda Tangani MoU Pengawasan Partisipatif Pemilu Bersama Bawaslu

Enam Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Konawe Utara menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Bawaslu.

Istimewa
Enam Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Konawe Utara menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Bawaslu Konut. Kegiatan penandatanganan MoU ini berlangsung usai dilaksanakannya pembukaan dan diskusi pengawasan partisipatif pada Pemilu 2024, di Aula Hotel Oheo, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONUT - Enam Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Konawe Utara menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Bawaslu Konut.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani Ketua Bawaslu Konut, Burhan bersama OKP dan Ormas tersebut tentang pengawasan partisipatif dalam Pemilihan Umum atau Pemilu 2024.

Kegiatan penandatanganan MoU ini berlangsung usai dilaksanakannya pembukaan dan diskusi pengawasan partisipatif pada Pemilu 2024, di Aula Hotel Oheo, Jumat (16/9/2022).

Agenda ini disaksikan langsung Bupati, Ruksamin, Wakil Bupati, Abuhaera, Perwakilan Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Munsir Salam, serta Sekretaris Bawaslu Konut, Isobar Lotunani.

OKP dan Ormas yang menandatangani MoU tersebut yakni, Majelis Daerah (MD) Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Konut, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Konut.

Baca juga: Organisasi Masyarakat dan Kepemudaan di Konut Diajak Tingkatkan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Konut, Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa (HIPPMA) Konut, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Konut, dan Pemuda Pancasila Konut.

Perwakilan Bawaslu Provinsi Sultra, Munsir Salam mengatakan, Bawaslu dan Pemda Konut bisa melihat ke skala paling kecil untuk meningkatkan pengawasan partisipatif di Konawe Utara.

"Contoh ketika ada rapat di desa-desa kita bisa menyelipkan waktu di sela-sela tersebut untuk mensosialisasikan terkait pengawasan partisipatif ini," katanya.

Perwakilan MD KAHMI Konut, Edison Peokodo mengatakan sosialisasi Bawaslu dapat meneguhkan semangat OKP dan Ormas di Konut untuk turut terlibat meningkatkan pengawasan Pemilu 2024.

"Kita sebagai OKP dan Ormas harus berperan aktif untuk meningkatkan pengawasan partisipatif di Konut, agar dapat melahirkan pemimpin berkualitas melalui demokrasi bersih dan sehat," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Bima Saputra Lotunani)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved