Berita Kendari

Serahkan Raperda APBD-P 2022, Pemkot Kendari Prioritas Pemulihan Ekonomi hingga Infrastruktur

Pemerintah Kota Kendari menyerahkan secara resmi materi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD 2022 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Pemerintah Kota Kendari menyerahkan secara resmi materi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2022 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penyerahan Raperda APBD-P tersebut berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (12/9/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota Kendari menyerahkan secara resmi materi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2022 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Penyerahan Raperda APBD-P tersebut berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (12/9/2022).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan rapat paripurna ini dilakukan untuk menindaklanjuti Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Kata dia, pihaknya memprioritaskan untuk pemulihan ekonomi terlebih dahulu, karena situasi pandemi Covid-19 sudah relatif terkendali.

"Hanya saja ada beberapa yang mesti kita sesuaikan termasuk situasi ekonomi, terakhir kenaikan BBM dengan asumsi materi yang bergeser itu juga mesti disesuaikan," ujar Sulkarnain Kadir.

Baca juga: Tarif Tiket Kapal Terbaru di Sultra Segera Diterbitkan Lewat Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara

Kata dia, dalam Raperda APBD-P tersebut pihaknya bahkan menganggarkan untuk perbaikan jalan rusak di Kota Kendari yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Kendari.

"Karena ada beberapa jalan yang memang bukan kewenangan kami jadi kami tidak bisa diintervensi," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah untuk mengimbangi kebutuhan pembiayaan daerah.

Selanjutnya, dalam pidato penjelasannya, ia menyebut anggaran pendapatan daerah sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp 1.571.927.277.732 setelah perubahan menjadi Rp1.598.012.080.236.

Sementara anggaran belanja sebelum perubahan sebesar Rp1.866.662.199.157 menjadi Rp1.977.493.224.559 setelah perubahan.

Baca juga: RESMI DPRD Kota Kendari Tetapkan Tiga Nama Calon Penjabat Wali Kota Kendari, Berikut Sosoknya

Untuk PAD sebelum perubahan sebesar Rp496.016.328.338 menjadi Rp490.870.767.988 atau turun sebesar 1,04 persen, sedangkan pendapatan transfer terjadi peningkatan sebesar 2,94 persen.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan mengatakan rapat paripurna ini masih pada Raperda dan akan menjadi pembahasan DPRD Kota Kendari.

"Hari ini kita sudah masuk pada Raperda, tentu ini menjadi bahan bahasan kita (DPRD), ini sudah ada dokumennya, untuk ditetapkan sebagai Perda APBD-P 2022," katanya.

Untuk diketahui, rapat paripurna akan dilanjutkan kembali Senin malam ini dengan agenda pandangan fraksi DPRD Kota Kendari. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved