Berita Wakatobi

Dokter Spesialis Tak Diprioritaskan, Wakil Ketua DPRD Wakatobi Semprot Kepala OPD di Rapat KUA PPAS

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Darah (DPRD) Kabupaten Wakatobi, La Ode Nasrullah marah-marah saat tahu dokter spesialis hingga masalah pariwisata

Tangkapan layar Facebook La Ode Nasrullah
Momen Wakil Ketua DPRD Wakatobi, La Ode Nasrullah 'Semprot' Kadis di Rapat KUA PPAS di Kantor DPRD Kabupaten Wakatobi, Kelurahan Mandati I, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (1/9/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Darah (DPRD) Kabupaten Wakatobi, La Ode Nasrullah marah-marah saat tahu dokter spesialis hingga masalah pariwisata tidak menjadi prioritas dalam isi Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir kena semprot.

Rapat amandemen KUA-PPAS sebelumnya digelar di Kantor DPRD Kabupaten Wakatobi, Kelurahan Mandati I, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (1/9/2022).

Seluruh Kepala OPD hadir dengan usulan program yang masukkan dalam KUA-PPAS.

Sayangnya, usulan program tersebut mendapat kritikan dari La Ode Nasrullah.

Ia dengan lantang blak-blakan menyebut perencanaan program KUA-PPAS tidak masuk diakal.

Baca juga: Asrun Lio Sebut Pencopotan Jabatan Sekda Wakatobi La Jumadin Hasil Audit Kinerja Inspektorat Sultra

Pasalnya, berbagai hal prioritas seperti dokter spesialis yang tidak ada hingga masalah pariwisata tak masuk dalam KUA-PPAS.

"Saya blak-blakan saja ini, saya yakin Pak Kadis punya ide kok. Saya tidak mau pandang sebelah mata Kepala-kepala Dinas Pak. Kepala Dinas yang sudah berpengalaman dibidangnya masing-masing bisa saja programnya tidak tercover. Sudah tergambar di tahun lalu, anggaran dokter spesialis yang disusun Rumah Sakit, tiba disini tidak ada. Padahal dua kepalanya Rumah Sakit tidak mungkin tidak merencanakan dokter, belanja obat, tidak mungkin itu," jelasnya dikutip dalam video yang diunggah La Ode Nasrullah pada akun Facebook pribadinya, Selasa (7/9/2022).

La Ode Nasrullah juga menyinggung dokter spesialis yang tak ada kejelasan pada tahun lalu, dimana ia sampai akan mengorbankan posisinya sebagai Ketua Komisi III DPRD Wakatobi.

"Kenapa dia muncul anggaran Dokter Spesialis? Saya ingatkan anggaran perjalanan dinas kita potong Rp 1 Miliar. Atas jaminan saya mundur dari Ketua Komisi III kalau tidak ada anggaran dokter spesialis dan dilegitimasi oleh anggota DPRD," tuturnya mengingat.

Ia menegaskan agar para Kepala OPD mampu menyalurkan ide-ide kreatifnya untuk bisa menggarap sesuatu yang lebih pentin dan prioritas dan menyasar pada kepentingan rakyat.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi, La Ode Nasrullah.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi, La Ode Nasrullah. (Istimewa)
Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved