Penembakan Polisi

Tak Hanya Bharada E, Kemungkinan Ada 3 Orang yang Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Sempat Bantah

Taufan mengatakan, berdasarkan penelusuran Komnas HAM, dua pelaku yang menembak Brigadir J adalah Bharada E dan Ferdy Sambo

Editor: Ifa Nabila
kolase foto (handover)
Simak penyebab Irjen Ferdy Sambo (kanan) bunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J (tengah) hingga dugaan motif kasus pembunuhan yang belum terungkap. Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) hingga Kamis (11/08/2022) masih mengunci rapat-rapat terkait hal tersebut. Meski sebelumnya sudah resmi menetapkan Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E (kiri) sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Joshua. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kemungkinan ada tiga orang yang menembak Brigadir J.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

Ia menyebut, ada petunjuk bahwa terdapat tiga orang yang mengeksekusi Brigadir J.

Baca juga: Keterangan Pacar Brigadir J Malah Perkuat Dugaan Pelecehan Putri Candrawathi hingga Diancam si Kuat

Namun, Taufan enggan membocorkan sosok dari orang yang ke-3 itu.

"Sebetulnya masih ada clue, kemungkinan lain bahwa 3 (orang yang menembak Brigadir J)," ujar Taufan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Hebatnya Hukum di Indonesia Bibi Brigadir J Geram Putri Candrawathi Tak Ditahan Alasan Punya Bayi

Taufan mengatakan, berdasarkan penelusuran Komnas HAM, dua pelaku yang menembak Brigadir J adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan Irjen Ferdy Sambo.

Polri pun telah merilis secara resmi video animasi gambaran pembunuhan Brigadir J, di mana Sambo ikut menembak.

"Penyidik meyakini, kami juga meyakini, bahwa dia (Sambo) ikut menembak sesuai dengan keterangan Bharada E sama hasil uji balistik," tuturnya.

Taufan membeberkan hasil uji balistik yang dimaksud.

Baca juga: Ini yang Bakal Terjadi pada Ferdy Sambo jika Pelecehan Brigadir J ke Putri Candrawathi Terbukti

Dari hasil uji balistik, terbukti bahwa ada dua jenis senjata yang berbeda menembak Brigadir J.

Sehingga, pelaku penembakan Brigadir J sudah pasti lebih dari satu orang.

"Dan itu dari senjata tadi, yang di tangan mereka, HS-9 itu salah satunya. Sama Glock itu," ucap Taufan.

Meski demikian, Sambo menolak disebut menembak Brigadir J.

Hal tersebut dia tunjukkan saat rekonstruksi digelar beberapa hari lalu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved