Selasa, 28 April 2026

Berita Konawe Utara

TERBARU Harga Beras dan Telur di Pasar Tradisional Konawe Utara Sultra Mengalami Kenaikan

Saat ini harga bahan pokok beras dan telur di Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami kenaikan. Berikut daftrarnya

Tayang:
Penulis: Bima Saputra Lotunani | Editor: Muhammad Israjab
zoom-inlihat foto TERBARU Harga Beras dan Telur di Pasar Tradisional Konawe Utara Sultra Mengalami Kenaikan
Bima Lotunani
Terlihat beberapa bahan pokok yang dijualkan para pedagang di pasar Kelurahan Molawe, Kecamatan Molawe, Konawe Utara. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONUT- Berikut harga bahan pokok beras dan telur di Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami kenaikan.

Seperti telur, kenaikan terjadi mulai dari tingkat peternak, ada juga karna mengikut harga nasional.

Seperti yang di ungkapkan beberapa pedagang bahan pokok di pasar Kelurahan Molawe, Kecamatan Molawe, Konut.

Salah satu pendagang telur, Iwan (40) mengatakan harga telur yang ia pasok dari Sulawesi Selatan mengalami kenaikan harga jualnya.

Baca juga: Pemda Konawe Utara Panen Perdana di Kebun Pekarangan Desa Lahimbua, Ada Bayam, Cabai hingga Kangkung

Kata Iwan, sebelumnya harga telurnya ia jual hanya di kisaran Rp50 ribu per raknya.

"Sekarang ini saya jual telur sudah Rp60 ribu," ucapnya saat di temui, Senin (29/8/2022).

Iwan mengatakan harga telur tersebut mulai mengalami kenaikan dua bulan terahir di Bulan Juni dan Juli 2022.

"Saya tanya-tanya terkait faktor kenaikan harga telur sekarang, karena faktor pangannya yang mahal," terangnya.

Sementara salah satu pedagang beras, Witman (32), juga mengaku beras yang ia jualkan mengalami kenaikan.

Witman mengatakan, harga beras yang biasanya ia jual normalnya yakni Rp400 ribu perkarungnya dan Rp7 ribu perliternya.

Baca juga: Wagub Sultra Lukman Abunawas Sebut Pencopotan Sekda Wakatobi La Jumadin Karena Adanya Temuan

"Sekarang itu, beras yang saya jual sudah naik Rp500 ribu perkarungnya, dan Rp8 ribu per liternya," tuturnya.

Pedagan yang berasal dari Desa Muara Tinobu, Kecamatan Lasolo, tersebut mengatakan bahwa harga beras yang ia jualkan juga mengalami kenaikan.

"Saya menjual beras mengikut di harga nasional, dan lonjakan harga beras naik drastis, ini saja masih akan naik lagi," tuturnya.

Tidak jauh dari pedangan Beras, dalah satu penjual Cabe dan tomat, Maidul (40) mengaku masih menjualkan Cabe dan Tomatnya di harga normol.

"Kalau cabe saya jualkan Rp10 ribu untuk liter kecil dan Tomat Rp.10 per 1 kilonya," ucapnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Bima Saputra Lotunani)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved