MotoGP

Rivalitas Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia Kurang Panas, Marc Marquez: MotoGP Mulai Hambar

Rivalitas Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia masih kurang panas, Marc Marquez merasa MotoGP mulai hambar.

Editor: Risno Mawandili
Istimewa
FOTO Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). Rivalitas kedua pembalap itu masih kurang panas sehingga Marc Marquez merasa MotoGP mulai hambar. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - MotoGP mulai kehilangan pamor. Bahkan oleh Marc Marquez balapan musim ini disebut hambar.

Pembalap Repsol Honda itu menyoroti rivalitas Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang kuarang panas.

Marquez juga mengomentari hubungan yang baik antara Quartararo dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing).

Baca juga: Berita MotoGP - Bos Ducati Pusing Hadapi El Diablo: Bertahan di Depan Fabio Quartararo Itu Sulit

Baca juga: Juara Dunia MotoGP 2022 Ala Juara Dunia Formula 1: Quartararo, Bangaia, Aleix Espargaro

Seharusnya tak mengapa seorang pembalap memiliki hubungan yang baik dengan tim rival.

Namun hubungan baik itu tampaknya telah menghilangkan dampak insiden di lintasan.

Misalnya ketika Aliex Espargaro memaafkan Quartararo yang membuatnya terseret di GP Belanda.

Aliex tak marah meskipun Quartararo yang mengalami kecelakaan ikut terseretnya.

Insiden itu berakhir setelah Quartararo menghampiri Aleix di Pit Box Aprilia Factory Team.

Marc Marquez masih memaklumi hubungan baik antara Fabio Quartararo dan Aliex Espargaro. 

"Sebuah olahraga identik dengan ikon dan rivalitas. Aleix dan Fabio adalah teman dekat, itu wajar jika memiliki hubungan baik," ujar Marquez, dikutip dari laman Motosan.

Hubungan Harmonis

Marc Marquez mengungkapkan bahwa balap seri MotoGp 2022 sangat kurang diminati karena kurangnya drama dan rivalitas sehingga dia menganggap balapan terasa hambar.

Pembalap asal Spanyol ini tidak menampik fakta bahwa MotoGP sempat mendapatkan hati di banyak masyarakat.

Namun setelah banyak yang pensiun, MotoGP semakin hambar karena tidak adanya rivalitas.

Pembalap dengan julukan The Baby Alien ini mengungkapkan bahwa MotoGP saat ini sangat berbeda dari MotoGP pada tahun-tahun sebelumnya, terutama saat masih ada banyak nama seperti Rossi hingga Stoner.

Hal ini benar jika mundur beberapa tahun ke belakang, MotoGP menyajikan banyak insiden hingga kisah menarik. Entah itu di dalam maupun luar lintasan.

Singgungan antar rider berakibat perang komentar setelah race.

Baca juga: Sebentar Lagi Kembali di Lintasan MotoGP, Marc Marquez: Terima Kasih

Baca juga: Jelang MotoGP San Marino 2022, Fabio Quartararo Sindir Francesco Bagnaia, Waspadai Aleix Espargaro

Rivalitas, merupakan bumbu pemanas dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP.

Sebut saja rivalitas yang dimiliki Rossi-Gibernau, Rossi-Stoner, dan yang paling menyuguhkan banyak drama ialah persaingan Valentino Rossi dengan Marc Marquez.

Sejak debut di kelas para raja tahun 2013, The Baby Alien langsung mengundang sensasi.

Gaya balapnya yang agresif beberapa kali membuat berang Rossi kala itu.

Puncanya pada perburuan gelar juara dunia MotoGP 2015 seri Sepang, di mana senggolan antara Rossi dengan Marquez berbuntut panjang.

Rivalitas ini lah yang tak dimiliki oleh para pembalap MotoGP 2022.

Hal itu tercermin setelah MotoGP Austria rampung digelar.

Nampak para rider kandidat juara seperti Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, Aleix Espargaro dan Jack Miller saling berjabat tangan dan memberikan selamat.

Rivalitas Tak Berimbang

Fenomena hubungan atara pembalap yang harminis membauat Marc Marquez buka suara. Namun ia masih memaklumi hal itu.

Baca juga: Fabio Quartararo Ejek Ducati, Optimis Untuk MotoGP Selanjutnya- Jadwal MotoGP San Marino 2022

Baca juga: Jadwal MotoGP San Marino 2022: Waktunya Fabio Quartararo Membalas Bagnaia di Sirkuit Misano

Selain hubungan harmonis, Marquez juga menyoroti rivalitas yang tidak berimbang.

Inilah yang menyebabkan MotoGP mengalami penurunan pamor. 

Terutama setelah Valentino Rossi memutuskan pensiun.

"Mundurnya Rossi, Pedrosa, dan Lorenzo memiliki imbas yang banyak pada persaingan di MotoGP,” ujar Marquez.

Menurut Marquez, Bagnaia saat ini belum konsisten untuk menjadi saingan Quartararo.

“Quartararo memang sudah punya nama, namun Bagnaia belum konsisten, ini menjadi persaingan yang tak seimbang," tambah Marquez.

"Apalagi para penikmat MotoGP lebih suka diberikan tontonan persaingan (seperti Rossi dengan Marquez)," lanjut pembalap bernomor #93 ini.

Untuk diketahui, Fabio Quartararo sebagai pemuncak klasemen MotoGP 2022.

Ia mengemas 180 poin, unggul 32 angka dari pesaing terdekatnya, Aleix Espargaro.

Sedangkan rider andalan Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia duduk di peringkat ke-3 dengan koleksi 156 angka.

Berbicara konsistensi dan peluang juara, maka top tiga klasemen MotoGP 2022 inilah yang berpeluang keluar sebagai kampiun.

Mekipun balapan semakin hambar, layak dinantkan bagaimana para pembalap MotoGP akan menyelesaikan seri MotoGP 2022 dan siapa yang akan menjadi raja baru MotoGP seri 2022. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beda Sama Dulu, Marc Marquez Maklum Lihat MotoGP 2022 Hambar Tanpa Drama & Rivalitas

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved