Perang Rusia Ukraina
Update Perang Hari Ke-173: Rusia Perluas Kerja Sama Korut hingga Kapal Gandum Ukraina Siap ke Afrika
Putin sebut Rusia dan Korea Utara akan perluas hubungan bilateral hingga kapal PBB pertama yang angkut gandum Ukraina ke Afrika, siap berangkat.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/PUTIN-SAAT-PARADE-VICTORY-DAY-9-MEI-2022_.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Senin(15/8/2022) telah berlangsung selama 173 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Rusia dan Korea Utara akan perluas hubungan bilateral hingga kapal PBB pertama yang angkut gandum Ukraina ke Afrika, siap untuk berangkat.
Invasi ini dimulai sejak Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Invasi yang disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' ini bertujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari 172: Zelenskyy Ancam Targetkan Pasukan Putin di PLTN Zaporizhzhia
Konflik antar negara bertetangga tersebut sampai saat ini masih berlangsung dan belum terlihat akan berakhir.
Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina bisa berlanjut hingga beberapa tahun kemudian.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-173 perang Rusia dengan Ukraina:
- Putin mengatakan Rusia dan Korea Utara akan memperluas hubungan bilateral, lapor media Pemerintah Pyongyang pada Senin.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-170: Zelenskyy Sentil Pejabat yang Beberkan Strategi Militer
Putin mengatakan kepada Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bahwa kedua negara akan “memperluas hubungan bilateral yang komprehensif dan konstruktif dengan upaya bersama,”.
Dalam sebuah surat kepada Kim Jong Un untuk hari pembebasan Korea Utara, Putin mengatakan bahwa hubungan yang lebih erat akan menjadi kepentingan kedua negara.
Ini akan membantu memperkuat keamanan dan stabilitas semenanjung Korea dan kawasan Asia timur laut, kata kantor berita Korea Utara KCNA.
- Kapal PBB pertama yang membawa gandum Ukraina ke Afrika siap berangkat dengan 23.000 ton gandum.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari 169: Pasukan Putin Luncurkan Roket dari PLTN Zaporizhia, 13 Tewas
Komandan MV Brave akan menuju ke Afrika dan “Ethiopia akan menjadi negara terakhir di mana kargo gandum seberat 23.000 ton akan dikirimkan”, kata menteri Infrastruktur Ukraina Oleksandr Kubrakov.
Ini akan menjadi pengiriman bantuan makanan pertama sejak Kyiv dan Moskow menyetujui kesepakatan yang ditengahi oleh PBB serta Turki bulan lalu untuk membuka blokir pengiriman biji-bijian Laut Hitam.