Penembakan Polisi
Ayah Brigadir J Geram Ferdy Sambo Berubah-ubah Keterangan: Ini Hasil Drama Sutradara Pemula
Sempat disebutkan bahwa Brigadir J melakukan pelecehan terhadap sang istri di rumah dinas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Brigadir-Nofriansyah-Yosua-Hutabarat-atau-Brigadir-J-kasus-penembakan.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Irjen Ferdy Sambo (FS), tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, memberikan keterangan yang berubah-ubah.
Sempat disebutkan bahwa Brigadir J melakukan pelecehan terhadap sang istri di rumah dinas.
Kemudian pernyataan diganti menjadi melecehkan di Magelang, Jawa Tengah.
Baca juga: Kisah Cinta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Cinta Pertama Sesama Anak Jenderal, Pacaran sejak SMP
Menanggapi hal ini, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat meminta Ferdy Sambo agar jujur dan tidak menggiring opini-opini baru terkait motif pembunuhan yang dilakukan pada putranya.
Pihaknya mengaku tetap tidak percaya anaknya melecehkan istri Ferdy Sambo di Magelang.
Samuel pun mempertanyakan pernyataan yang kini berubah lagi seusai FS ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga: Diperintahkan Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Apakah Bharada E Ingin Bebas? Ini Kata Pengacara
"Keterangan ini agar masyarakat bisa membangun opini-opini baru, ini hasil drama sutradara-sutradara yang pemulalah."
"Awalnya di Jakarta, di rumah dinas tembak-tembakan, besok di mana lagi?," kata Samuel, dikutip dari youTube KompasTv, Minggu (14/8/2022).
Namun sebelumnya, pihak FS mengklaim, tewasnya Brigadir J lantaran pelecehan terhadap PC di rumah dinasnya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Baca juga: Kata Ayah Brigadir J soal Iming-iming Uang Rp 1 Miliar Ferdy Sambo untuk Tutup Mulut Bharada E
Polri Telusuri Tindakan Brigadir J di Magelang
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan jajarannya kini bergerak ke Magelang, Jawa Tengah.
Bareskrim ingin mengetahui secara jelas faktor pemicu yang membuat FS tega membunuh ajudannya sendiri.
"Tim sedang ke Magelang untuk menelusuri kejadian di sana agar secara utuh kejadian bisa tergambar."
"Yang pasti hal yang dibutuhkan penyidik lah (barang bukti yang dicari)," ujar Agus, Minggu (14/8/2022) dikutip Kompas.com.
Sementara itu, Putri Candrawathi, tidak dibawa ke Magelang oleh penyidik.