Berita Konawe Utara

Baju Adat Suku Culambacu Konut Warnai Pembukaan Porseni 17 Agustus di Wiwirano Konawe Utara Sultra

Perayaan 17 Agustus 2022 disambut meriah masyarakat Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

TribunnewsSultra.com/Bima Saputra Lotunani
Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara, Ikbar dan Forkopimda foto bersama dengan masyarakat Kecamatan Wiwirano, Konut, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengenakan baju adat Culambacu, Sabtu (13/8/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONUT - Perayaan 17 Agustus 2022 disambut meriah masyarakat Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pasalnya, setelah tiga tahun berturut-turut negara Indonesia khususnya Konut tak pernah lagi melaksanakan perayaan HUT RI di tiap kecamatan.

Melalui Pemerintah Daerah (Pemda) Konut, masyarakat bisa merayakan HUT RI ke-77 dengan mengelar Porseni di tiap kecamatan dan disambut gembira.

Hal itu yang dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Masyarakat Kecamatan Wiwirano menyambut Hari Kemerdekaan RI, dengan menggunakan baju adat Culambacu.

Baca juga: Abuhaera Harapkan Perkembangan Ekonomi Lewat Porseni 17 Agustus 2022 Tiap Kecamatan di Konawe Utara

Ketua Kerukunan Suku Culambacu Sultra, Dr Mustaman mengatakan budaya Culambacu sedang dibuat dan dikomodifikasi agar berkembang dalam era globalisasi.

Kata Mustaman, sebagai salah satu entitas budaya yang ada di Indonesia, suku Culambacu tentu diminta atau wajib terlibat dan menjadi salah satu bagian dari bangsa ini.

"Jadi setiap momen kebangsaan, salah satu motivasi adalah mengenalkan budaya Culambacu sekaligus meneguhkan eksistensinya," ucapnya saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Sabtu (13/8/2022).

"Kita harapkan suku Culambacu dikenal publik sebagai salah satu suku yang ada di Indonesia yang harus tetap dijaga dan dilindungi sebagai kekayaan budaya bangsa," tambahnya.

Mantan Ketua Umum HMI Cabang Kendari tersebut mengharapkan generasi Culambacu terus melestarikan budaya dan bahasa Culambacu.

Baca juga: Buka Porseni 17 Agustus 2022 di Kecamatan Lasolo Konawe Utara, Ini Pesan Wakil Bupati Konut Abuhaera

Selain itu, pemuda harus terus mempertahankan eksistensi bahasa dan adat Culambacu serta menjaga nilai-nilai luhur dan adat yang terdapat dalam suku Culambacu agar tidak tergerus nilai budaya global. (*)

(TribunnewsSultra.com/ Bima Saputra Lotunani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved