Berita Kendari

Honorer K2 Kembali Didata Pemkot Kendari, Jika Memenuhi Syarat Bakal Ikut Seleksi CPNS dan PPPK

BKPSDM Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mendata para tenaga honorer yang masuk di K2, menindaklanjuti Surat Edaran MenPAN-RB.

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Kepala BKPSDM Kota Kendari Sudirham mengatakan pendataan honorer K2 menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nomor B/ISII IM SM.01.OO/2022 tertanggal 22 Juli 2022 tentang pendataan pegawai non- Aparatur Sipil Negara (ASN). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - BKPSDM Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mendata para tenaga honorer yang masuk di K2.

Tenaga honorer K2 adalah tenaga honorer yang sudah melewati pendataan pemerintah tahun 2010 dan seharusnya diangkat melalui seleksi PPPK pada 2018-2019.

Kepala BKPSDM Kota Kendari Sudirham mengatakan pencatatan tersebut menindaklanjuti Surat Edaran (SE) MenPAN-RB.

Sesuai nomor B/ISII IM SM.01.00/2022 tertanggal 22 Juli 2022 tentang pendataan pegawai non-Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca juga: Pemkab Konawe Mulai Tata Tenaga Honorer Setiap Instansi, Tindak Lanjuti Surat Edaran MenPAN RB

Dalam edaran tersebut diterima BKPSDM Kota Kendari pada 29 Juli 2022 lalu.

Sebagai tindak lanjutnya, Pemkot Kendari mendata serta dilaksanakan pemetaan kepada non-ASN yang ada sekarang. 

Surat Edaran MenPAN-RB ini, bertujuan untuk mewujudkan kejelasan status, karier, dan kesejahteraan honorer bersangkutan.

Selain itu, Pejabat Pembina juga harus melakukan pemetaan pegawai non ASN yang ada di lingkungan instansi masing-masing, dan untuk yang sudah memenuhi syarat akan diikutkan seleksi PNS dan PPPK 2022.

Baca juga: Wali Kota Kendari Sebut Penghapusan Tenaga Honorer Berpengaruh pada Jalannya Pelayanan Pemerintah

"Sebetulnya Surat Edaran itu sudah lama, tertanggal 22 Juli 2022, dan kita terima tanggal 29 Juli, jadi kita mulai bergerak Senin kemarin (01/08)," kata Sudirham

Sudirham menjelaskan, tenaga non-ASN yang sudah lolos K2 dan masih aktif, secara otomatis datanya masih ada di BKPSDM, dan hanya perlu dilakukan verifikasi ulang.

Sementara tenaga honorer K2 yang sudah putus kontrak, diimbau kepada yang bersangkutan untuk datang sendiri ke BKPSDM Kota Kendari mengecek dan mengkonfirmasi data pada sistem. 

"Itu ada kebijakan tersendiri, lebih tepat jika yang bersangkutan datang sendiri ke BKPSDM untuk mempertanyakan, apakah datanya masih ada dalam sistem atau sudah keluar dari sistem," jelasnya. 

Dia mengimbau kepada seluruh tenaga non-ASN untuk mencermati informasi yang beredar ini.

“Sebaiknya perbanyak mengkroscek dan bertanya langsung ke sumber atau orang-orang yang tepat dalam hal ini langsung ke BKPSDM kota Kendari,” imbaunya.

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved