Jumat, 10 April 2026

Berita Konawe

Rapat di Tempat Dugem Ketua DPRD Konawe Tak Ambil Pusing, Disarankan Pihak Hotel Claro Kendari

DPRD Konawe menyebut rapat pembahasan KUA PPAS baru kali ini di Kota Kendari. Tapi ia membantah rekomendasi tempat rapat dari pemda atau DPRD Konawe.

Tayang:
Penulis: Arman Tosepu | Editor: Muhammad Israjab
zoom-inlihat foto Rapat di Tempat Dugem Ketua DPRD Konawe Tak Ambil Pusing, Disarankan Pihak Hotel Claro Kendari
Handover
Ketua DPRD Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr Ardin membantah tak memesan tempat dugem Hotel Claro Kendari sebagai lokasi rapat KUA PPAS, ia pun tak ambil pusing soal tudingan dari masyarakat. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Konawe menyebut rapat pembahasan KUA PPAS baru kali ini di Kota Kendari.

Hal ini diungkap Ketua DPRD Konawe, Dr Ardin kepada TribunnewsSultra.com, Senin (1/8/2022).

Ardin mengatakan, jika dibandingkan dengan daerah lain melaksanakan hal serupa hampir setiap tahunnya.

"Kenapa tidak dikritik itu, kenapa harus kita, tapi kita tidak alergi itu toh kita sudah laksanakan dengan baik," kata Ardin.

Baca juga: Fakta Video Viral Rapat DPRD Konawe Bahas APBD 2023 di Tempat Dugem Hotel Berbintang Kendari Sultra

Ia menambahkan, proses pembahasan KUA PPAS Tahun 2023 juga berjalan dengan baik.

Adapun soal tempat rapat di tempat dugem D'Liquid Hotel CLARO Kendari, Ardin mengatakan, pihaknya tidak pernah memesan tempat tersebut jadi ruangan rapat.

"Nda pernah. Kita memesannya Claro kalau kenapa itu di Liquid mungkin dari manajemennya Claro, silahkan tanya mereka," tambahnya.

Ardin menuturkan, pelaksanaan rapat pembahasan di Liquid juga hanya hari pertama atau pembukaan.

Selanjutnya, hari kedua hingga rapat pembahasan selesai dilaksanakan di Phinisi Ball Room.

Selain itu, Ardin mengatakan, pemilihan tempat rapat di Kendari juga menurutnya tidak ada masalah.

"Dengan kondisi teman-teman, kalau misalnya disini teman capek pulang itu tidak datang lagi. Kalau disitu dipusatkan sehingga kita ingin pembahasan lebih efektif dan itu terbukti," katanya.

Terkait adanya kritik yang muncul, Ardin menanggapi dengan santai.

Menurutnya, itu hak setiap orang mengeluarkan pendapat.

Sebelumnya DPRD Konawe Sulawesi Tenggara membuat masyarakat geram dengan menggelar rapat anggaran di lokasi dugem atau hiburan malam. 

Pemilihan tempat ini menjadi kontroversi di masyarakat berlangsung tiga hari mulai 28 Juli 2022 hingga 31 Juli 2022.

Baca juga: Warga Dapat Ganti Untung Pembangunan Bendungan Pelosika Konawe, Tercatat 24 Desa Akan Terdampak

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved