BKKBN Sultra

BKKBN Sultra Gandeng Dompet Dhuafa Dorong Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Sulawesi Tenggara

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kolaborasi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel).

Istimewa
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kolaborasi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel). Kolaborasi ini upaya sosialisasi program percepatan penurunan stunting yang akan dijalankan ditandai kunjungan Pimpinan Lembaga Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulsel, Asdinullah Saudin. Kunjungan tersebut diterima Kepala BKKBN Sultra, Asmar di Kantor Perwakilan BKKBN Sultra, pada Senin (1/8/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kolaborasi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kolaborasi upaya sosialisasi program percepatan penurunan stunting yang akan dijalankan ini ditandai kunjungan Pimpinan Lembaga Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulsel, Asdinullah Saudin.

Kunjungan tersebut diterima Kepala BKKBN Sultra, Asmar di Kantor Perwakilan BKKBN Sultra, pada Senin (1/8/2022).

Manajer Fundraising dan Kemitraan DD Sultra, Hasmin Roy mengatakan program stunting Dompet Dhuafa merupakan agenda dan rencana kerja Dompet Dhuafa (DD) Sultra.

Kata dia, program ini telah disusun dalam upaya partisipasi percepatan penurunan stunting di wilayah Sultra melalui intervensi sensitif dan spesifik.

Baca juga: 8 Tips dan Langkah Cegah Stunting pada Anak ala BKKBN, Beri Vitamin hingga Konsumsi Nutrisi Seimbang

"Koordinasi ini merupakan langkah awal perwujudan kepedulian Dompet Dhuafa terhadap kasus stunting khususnya di wilayah Sultra," jelasnya.

"Jadi melalui koordinasi bersama jajaran Pimpinan BKKBN Sultra, langkah strategis percepatan penurunan stunting dapat segera kami realisasikan," tambahnya.

Sejalan dengan program DD Sultra, Kepala Perwakilan BKKBN Sultra, Asmar menyambut, menyetujui, dan mengapresiasi baik progam pendampingan yang akan dilaksanakan DD Sultra.

Ia mengatakan pendampingan secara langsung membantu keluarga stunting selama 2 tahun mulai sasaran remaja, ibu hamil, pascamelahirkan, menyusui dan pemberian makanan tambahan pada balita.

Kabupaten Buton Selatan menjadi lokus pendampingan karena merupakan wilayah dengan stunting tinggi di Sultra yakni 45,2 persen.

Baca juga: Risiko Stunting Faktor Air Minum Tak Layak Capai 38 Ribu, BKKBN Sultra Catat Terbanyak di Busel

Menurutnya, perlu dilaksanakan koordinasi lebih lanjut bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB Kabupaten dalam pelaksanaan program.

"Kami mengapresiasi dengan adanya rencana program dari Dompet Dhuafa, kami berharap program tersebut nantinya dapat membantu menekan laju stunting di wilayah Sultra," harapnya.

"Harapannya dengan kolaborasi bersama Dompet Dhuafa, dapat efektif dalam perencanaan dan pengembangan program ke depannya," ujar Asmar. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved