Berita Kendari

Kampus Unsultra Kendari Bakal Terima Lebih 1.200 Calon Mahasiswa Baru, Simak Cara Daftarnya

Lebih 1.200 mahasiswa baru diterima Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra. Rektor Unsultra, Prof Dr Andi Bahrun harap bisa melewati tahun lalu.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Unsultra buka pendaftaran calon mahasiswa baru 2022, kuota hingga seribu orang 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Sebanyak lebih dari 1.200 mahasiswa baru bakal diterima di Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra.

Rektor Unsultra, Prof Dr Andi Bahrun mengatakan angka ini ditargetkan dapat melampaui penerimaan mahasiswa baru tahun sebelumnya.

Sebab kata dia, Unsultra pada tahun 2022 ada empat penambahan program studi (Prodi) yang baru dibuka.

"Alhamdulillah jumlah mahasiswa baru di Unsultra meningkat dari tahun lalu karena tahun ini kita ada penambahan program studi baru," katanya pada Sabtu (23/7/2022).

Baca juga: BEM UHO, UMK, IAIN dan Unsultra Minta Pemerataan Pendidikan di Indonesia pada Momen Hardiknas 2022

Prof Dr Andi Bahrun menuturkan saat ini Unsultra mendapatkan jatah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah pusat yaitu KIP Kuliah.

Kata dia, KIP Kuliah diberikan kepada perguruan tinggi swasta yang membuka penerimaan calon mahasiswa baru bersamaan dengan perguruan tinggi negeri.

"Ada kebijakan dari LLDIKTI bagi perguruan tinggi swasta yang menerima mahasiswa bersamaan PTN diberi apresiasi diri berupa KIP," tuturnya.

"Perguruan tinggi harus bersanding untuk meningkatkan sumber daya manusia sekaligus tambah meningkatkan sumber daya alam," sambungnya.

Kata Rektor, Unsultra sangat konsisten dan komitmen untuk meningkatkan kualitas dari waktu ke waktu sebagai mimpi kampus yang menjadi kampus masa depan.

Baca juga: Unsultra Gelar Pemilihan Duta Unsultra In Global Action 2022, Ini Syarat dan Cara Daftaranya

"Dan saat ini kita gelorakan lagi Unsultra In Global Action. Artinya bila menempuh pendidikan di kampus Unsultra mahasiswa tidak hanya diajarkan kemampuan ilmu dan teknologinya melainkan kompetensi kewirausahaannya dan yang paling penting ialah leadership," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved