Berita Kendari

Aplikasi Digital Layanan Pernikahan hingga Haji Bakal Dirilis Kemenag Bekerjasama Pemda di Sultra

Kemenag Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal memperkuat pelayanan umat beragama di Sultra. Dengan membuat layanan digitalisasi sinergi Pemda di Sultra.

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara gelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), di Azizah Syariah Hotel Kendari, Senin (18/7/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kemenag Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal memperkuat pelayanan umat beragama di Sultra.

Kepala Kanwil Kemenag Sultra Zainal Mustamin mengatakan pelayanan umat beragama akan dibuat secara digital.

Hal ini dilakukan supaya lebih sederhana, praktis sehingga lebih memudahkan masyarakat.

Tentunya melalui pelayanan yang Bersih, Religius, Santun, Harmonis dan Berbasis Teknologi atau disebut Bersahabat.

Baca juga: Kemenag Baubau dan Unidayan Kerjasama Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Dengan tata kelola reformasi yang semakin baik, memberikan pelayanan yang semakin mudah untuk semua kabupaten/kota hingga di tingkat kecamatan.

"Supaya layanan digitalisasi dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat, misalnya layanan haji, pernikahan, dan lain sebagainya," kata Zainal usai Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), di Azizah Syariah Hotel Kendari, Senin (18/7/2022).

Rakerwil itu diikuti sebanyak 200 peserta dari Kemenag 17 kabupaten/kota se Sultra.

Giat yang digelar oleh Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) itu bertema akselerasi transformasi layanan umat berbasis layanan Bersih, Religius, Santun, Harmonis, Berbasis TeknologiĀ  (Bersahabat).

Kata dia, penguatan pelayanan tersebut dengan bersinergi bersama pemerintah daerah dalam hal ini kabupaten kota yang ada di Sultra.

Dalam rakerwil itu, pihaknya juga mengundang 2 pimpinan daerah di Sultra menjadi narasumber, dengan tujuan bersinergi dengan pemerintah terkait kegiatan-kegiatan keumatan agar dapat dimasukkan dalam penganggaran pemerintah kabupaten/kota.

Kepala Kantor Kementrian Agama Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Zainal Mustamin menyampikan terkait kondisi terkini jamaah haji asal Sultra.
Kepala Kantor Kementrian Agama Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Zainal Mustamin menyampikan terkait kondisi terkini jamaah haji asal Sultra. ((Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com))

"Sehingga yang tidak bisa kami cover karena keterbatasan anggaran kami, itu setidaknya bisa di alokasikan di kabupaten/kota," ujarnya.

Kata dia, saat ini pihaknya baru mencoba menghadirkan 2 representasi terlebih dahulu yang mewakili kabupaten, yaitu Bupati Kabupaten Utara, Ruksamin dan yang mewakili kota yakni Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

Zainal menyampaikan bukan tanpa alasan pihaknya memilih ke 2 representasi itu, sebab dirinya melihat banyak prestasi yang telah di raih oleh kedua sosok pimpinan daerah tersebut.

Baca juga: Kondisi Terkini Jemaah Haji Sulawesi Tenggara di Arab Saudi, Sempat Terpapar Sakit Flu dan Batuk

Untuk itu, ia mengharapkan melalui 2 representasi itu dapat membagi pengalaman dalam mengelola keuangan, memberikan layanan kepada masyarakat yang membuahkan hasil berprestasi.

"Kita ingin belajar dari mereka dan kita ingin sinergi penganggaran," ucapnya.

Bentuk sinergitas itu kata Zainal, diantaranya terkait jemaah haji yang ke Embarkasi Makassar diharapkan bisa di alokasikan bantuan transportasi dan akomodasinya melalui anggaran pemerintah kabupaten/kota.

Kemudian, layanan pernikahan di lakukan di KUA kecamatan dengan menghadirkan gedung yang representatif.

Olehnya itu, menurutnya jika pihaknya bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dengan baik, maka dapat membantu layanan bagi umat beragama.

"Inilah yang kita sebut sinergi yang berenergi atau sebaliknya energi yang bersinergi," jelasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Muhammad Lalan Jaya menyampaikan, Rakerwil ini merupakan giat yang rutin di gelar setiap tahun dari Kemenag Sultra.

Baca juga: Kadis Kominfo Sebut Anggaran Perbaikan Anjungan Sulawesi Tenggara di TMII Jakarta Capai Rp 800 Juta

Untuk tahun ini, kegiatan tersebut dibagi menjadi 3 komisi.

Komisi I, terkait dengan tata naskah dines, komisi II, terkait dengan percepatan realisasi anggaran yang di ikuti oleh kepala seksi dan kepala madrasah, dan komisi III, dharma wanita.

"Artinya kegiatan ini, untuk mereview kegiatan tahun 2022 dan persiapan untuk percepatan anggaran tahun 2023," ucap Lalan.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, dalam hal ini di wakili oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mengungkapkan dalam kegiatan itu, Pemerintah Kota Kendari di minta untuk menyampaikan materi terkait Perencanaan Program dan Anggaran Instansi Pemerintah.

"Dalam diskusi tadi, kita berkembang tentang perencanaan pembangunan di Kota Kendari, Alhamdulillah kita sudah berjalan dengan baik," bebernya.

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved