Banjir Garut Rendam Ribuan Rumah Warga, Tagar PrayForGarut Jadi Trending Topic di Twitter
Bupati Garut Rudy Gunawan perkirakan sekitar 2.000 rumah warga terdampak banjir, tagar PrayForGarut trending topic di media sosial Twitter.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/banjir-garut-jumat-15-juli-2022_.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Sejumlah kawasan di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) terendam banjir pada Jumat (15/7/2022) malam.
Ribuan rumah yang tersebar di 13 kecamatan di Garut pun terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur daerah tersebut.
Tagar PrayForGarut pun menjadi trending topic di Twitter menyusul kabar encana banjir yang melanda Garut ini.
Diwartakan TribunnewsSultra.com dari kanal YouTube Official iNews, salah satu daerah yang terdampak banjir yakni Ciledug, Garut Kota, Kabupaten Garut.
Baca juga: Basarnas Konawe Utara Siaga 24 Jam Pantau Bencana Banjir dan Tanah Longsor Konut Sulawesi Tenggara
Air yang meluap dari Sungai Cipeujeuh memasuki rumah-rumah warga.
Selain itu, air Sungai Cimanuk juga meluap.
Akibat banjir ini arus lalu lintas Garut-Tasik di Jembatan Gadog Sukadana tersendat.
15 Rumah Warga Hilang
Bupati Garut Rudy Gunawan memerkirakan sekitar 2.000 rumah warga terdampak banjir.
Baca juga: Diduga Penyebab Banjir di Konawe Selatan, Kementerian ESDM Didesak Setop Aktivitas Tambang PT GMS
"Rumah yang terdampak saya perkirakan tidak lebih dari 2.000 rumah, tapi yang rusak sampai hilang sekitar 15," sebut Rudy setelah membuka rapat penanggulangan bencana di kantor BPBD Garut, Sabtu (16/7/2022) seperti dilansir TribunnewsSultra.com dari Kompas.com.
Rudy juga menyebutkan terdapat sekitar 150 rumah warga di Kampung Ciwalen, Kelurahan Kota Wetan yang terendam lumpur sehingga perlu pembersihan lebih lanjut.
"Jadi daerah yang paling parah di Dayeuh Handap dan Ciwalen," ujar Rudy.
Baca juga: 10 Warga Terjebak Banjir di Baubau Sulawesi Tenggara, Dievakuasi Tim SAR Gabungan, Hentikan Operasi
Menurut Rudy, warga yang tinggal lebih lama di pengungsian ialah penghuni 15 rumah yang hanyut.
"Nanti akan dibangun lagi, Pak Wabup yang pimpin," ucap Rudy.
(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar) (Kompas.com/Ari Maulana Karang)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banjir Garut, 2.000 Rumah di 13 Kecamatan Terendam, 15 Rumah Hilang"