Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-140: Pasukan Zelenskyy Luncurkan Roket ke Kherson
Update perang: Roket Ukraina hantam kota yang dikuasai Rusia di Kherson hingga korban tewas di Chasiv Yar, Ukraina timur bertambah menjadi 45 orang.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/INVASI-RUSIA-DI-UKRAINA-DONETSK.jpg)
OHCHR menambahkan bahwa jumlah korban sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi dari data tersebut.
- Uni Eropa sejauh ini telah membekukan aset senilai 13,8 miliar euro yang dimiliki oleh oligarki Rusia, individu dan entitas lain yang dikenai sanksi atas perang Moskow melawan Ukraina, kata pejabat tinggi keadilan UE pada Selasa.
- Rusia mengklaim telah membunuh sejumlah besar tentara bayaran asing yang bertempur di Ukraina dalam tiga minggu terakhir, termasuk 23 orang dari Inggris.
Baca juga: Ditemui Jokowi, Putin Tawari Investasi dan Kerja Sama Energi Nuklir Indonesia-Rusia di IKN Nusantara
- Rusia telah meluncurkan kasus pidana terhadap salah satu tokoh oposisi terakhir yang tersisa di negara itu, karena diduga menyebarkan informasi palsu tentang tentara Rusia, kata pengacaranya, Selasa.
Ilya Yashin (39) seorang anggota dewan kota Moskow, dijatuhi hukuman 15 hari penjara pada bulan lalu karena tidak mematuhi polisi.
Dia telah ditetapkan untuk dibebaskan pada Rabu dini hari waktu setempat.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-133: Pasukan Putin Mulai Capai Target di Provinsi Donetsk
- Banding atas hukuman mati terhadap Aiden Aslin, Shaun Pinner, dan Saaudun Brahim yang ditangkap akan diselesaikan dalam waktu satu bulan, kata seorang pejabat dari Republik Rakyat Donetsk.
Menlu Inggris Liz Truss telah mengatakan bahwa dia “sangat mengutuk” hukuman tersebut.
“Mereka adalah tawanan perang. Ini adalah penilaian palsu yang sama sekali tidak memiliki legitimasi.” sebut Truss.
- Brasil sedang mencari untuk membeli diesel sebanyak mungkin dari Rusia dan kesepakatan ditutup "baru kemarin", ungkap Menlu Brasil Carlos Franca pada Selasa, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)