Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-138: Serangan Rudal Tewaskan 15 Warga, Zelenskyy Tuding Putin
Update perang Rusia-Ukraina hari ke-138 pada Senin, 11 Juli 2022: Sedikitnya 15 orang tewas akibat serangan rudal Rusia di sebuah kota Ukraina timur.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/INVASI-RUSIA-DI-UKRAINA-DONETSK.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Senin (11/7/2022) terhitung telah berlangsung 138 hari lamanya.
Kabar terbaru di antaranya adalah sedikitnya 15 orang tewas akibat serangan rudal Rusia yang menghantam bangunan apartemen di wilayah Ukraina timur.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Serangan ini disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-136: Kherson dan Zaporizhzhia Bakal Direbut Kembali dari Putin
Konflik bersenjata yang terjadi di antara dua negara bertetangga tersebut hingga kini terus berlanjut dan belum tampak akan berakhir.
Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina dapat berlanjut selama bertahun-tahun.
Kondisi Terkini Perang
Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-138 perang Rusia dengan Ukraina:
- Sedikitnya 15 orang tewas dan puluhan korban lainnya terluka setelah serangan rudal Rusia menghantam sebuah gedung apartemen 5 lantai di Kota Chasiv Yar di Ukraina timur.
Baca juga: Berbanding Terbalik dengan Ukraina, Rusia Gembira Boris Johnson Mundur dari Perdana Menteri Inggris
Petugas darurat bekerja untuk mengevakuasi orang-orang yang terjebak di puing-puing reruntuhan bangunan apartemen.
Serangan menghancurkan 3 bangunan di kawasan pemukiman kota, yang sebagian besar dihuni oleh orang-orang yang bekerja di pabrik-pabrik terdekat.
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Moskow sengaja menargetkan warga sipil dalam serangan Chasiv Yar dan berjanji "hukuman tidak dapat dihindari untuk setiap pembunuh Rusia".
- Ukraina telah memperingatkan penduduk di Kherson selatan dan Zaporizhzhia untuk mengungsi saat bersiap melancarkan serangan balasan untuk merebut kembali daerah tersebut.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-135: Kharkiv dan Kramatorsk Dihantam Rudal, Sejumlah Orang Tewas
Wilayah Kherson dan Zaporizhzhia diduduki oleh pasukan Rusia pada akhir Februari setelah mereka menyeberangi jembatan dari Krimea yang dicaplok Rusia.
"Jelas akan ada pertempuran, akan ada penembakan artileri dan karena itu kami mendesak (penduduk) untuk segera mengungsi." ujar Wakil PM Ukraina Iryna Vereshchuk.