Berbanding Terbalik dengan Ukraina, Rusia Gembira Boris Johnson Mundur dari Perdana Menteri Inggris
Rusia rayakan mundurnya Boris Johnson sebagai Perdana Menteri Inggris. Boris Johnson diketahui mendukung Ukraina dalam perang melawan pasukan Putin.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Perdana-Menteri-Inggris-Boris-Johnson-Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-ukraina-amerika.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tiba-tiba membawa kabar mengejutkan saat ia mengumumkan mundur dari jabatannya.
Berbeda dengan Ukraina yang merasa sedih dengan kabar Boris Johnson yang mengundurkan diri dari posisi PM Inggris ini, Rusia justru menyambutnya dengan gembira.
Respons Rusia
Juru Bicara Istana Kremlin Rusia, Dmitry Peskov mengakui bahwa negaranya dan Boris Johnson saling tidak menyukai.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-135: Kharkiv dan Kramatorsk Dihantam Rudal, Sejumlah Orang Tewas
“Dia tidak menyukai kita. Kami juga tidak menyukainya," ujar Peskov, Kamis (7/7/2022) pagi waktu setempat, dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian.
Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrei Kelin juga mengatakan bahwa Moskow akan lebih memilih seseorang yang “tidak terlalu bermusuhan” untuk memimpin Inggris.
Respons Ukraina
Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, sementara di Kyiv, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan kesedihan atas pengunduran diri sekutu utamanya itu.
Baca juga: Hari Ke-46 Perang Rusia Vs Ukraina: Kunjungan Dadakan Boris Johnson hingga Koridor Kemanusiaan
Diketahui bahwa Boris Johnson selama ini turut memperjuangkan pengiriman senjata ke Ukraina pada tahap awal invasi Rusia.
Boris Johnson juga merupakan pemimpin pertama negara G7 yang mengunjungi Kyiv pada bulan April 2022 lalu.
Oleh sebab itu, Boris Johnson menjadi sosok yang sangat dicintai di Ukraina.
"Kami semua mendengar berita ini (pengunduran diri Boris Johnson) dengan kesedihan," ungkap Zelenskyy dalam sebuah pernyataan setelah berbicara dengan Boris Johnson melalui sambungan telepon.
“Tidak hanya saya, tetapi juga seluruh masyarakat Ukraina, yang sangat bersimpati kepada Anda. Kami tidak ragu bahwa dukungan Inggris Raya akan dipertahankan, tetapi kepemimpinan dan karisma pribadi Anda membuatnya istimewa.” lanjutnya.
(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)