Breaking News:

Berita Kendari

Peserta BPJS Kesehatan Kendari Diimbau Bayar Iuran Tepat Waktu, Diingatkan Lewat Telepon hingga SMS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kendari terus mendorong serta mengingatkan agar masyarakat membayar iuran tepat waktu.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Peserta BPJS Kesehatan Kendari Diimbau Bayar Iuran Tepat Waktu, Diingatkan Lewat Telepon hingga SMS 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kendari terus mendorong serta mengingatkan agar masyarakat membayar iuran tepat waktu.

Pasalnya, apabila peserta JKN BPJS Kesehatan tidak membayar iuran maka jumlah tertunggak wajib dibayarkan (tanpa denda).

Untuk itu, BPJS Kesehatan Kendari mengambil langkah mengingatkan dengan upaya menghubungi peserta melalui telepon, pesan singkat ataupun WhatsApp (atau disebut tele-collection).

Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Fitrah mengatakan layanan tersebut diterapkan apabila peserta telah menunggak selama beberapa bulan.

"Jadi masyarakat ataupun peserta yang telah menunggak selama tiga bulan hingga dua tahun lamanya akan digunakan tele-collection atau dihubungi langsung oleh pihak kami," katanya beberapa waktu lalu.

Baca juga: Peserta JKN BPJS Kesehatan per Juli 2022 Bertambah 60.239, Terbanyak di Kendari Sulawesi Tenggara

Sejauh ini, layanan tersebut berdampak positif atau dapat meningkatkan terhadap pembayaran iuran peserta.

Katanya, hal itu dilakukan karena biasanya peserta tidak mengetahui atau secara tidak sengaja belum membayar iuran dengan layanan ini, maka mengingatkan mereka agar segera melunasinya.

"Apabila masyarakat merasa sulit untuk membayar tunggakannya, maka kami memberikan keringanan dengan nama program rehab atau dapat dicicil," katanya.

Fitrah berharap terutama bagi peserta mandiri BPJS Kesehatan agar rutin membayar iuran tiap bulan sehingga tidak menunggak.

Untuk diketahui, besaran iuran BPJS Kesehatan masih merujuk pada Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Jaminan Kesehatan.

Baca juga: Penghapusan Kelas 1, 2 dan 3 BPJS Kesehatan Belum Diterapkan di Sulawesi Tenggara

Besaran iuran BPJS Kesehatan khusus iuran Kelas I sebesar Rp150 ribu, Kelas II senilai Rp100 ribu, dan Kelas III senilai Rp35 ribu. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved