BKKBN Sultra

Keluarga Akseptor KB Bakal Diberikan Nomor Induk Berusaha, BKKBN Sebut Peringatan Harganas 2022

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bakal memberikan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada keluarga Akseptor KB.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bakal memberikan Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada keluarga Akseptor KB.

Hal tersebut untuk terus membantu meningkatkan usaha rumah tangga dan pendapatan ekonomi keluarga Akseptor KB (Keluarga Berencana).

Rencananya, NIB ini akan dibagikan pada saat puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 pada 7 Juli 2022 mendatang.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Nopian Andusti mengatakan, BKKBN telah bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM).

Kerja sama tersebut agar kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) bisa mendapatkan akses permodalan hingga pemasaran usahanya melalui NIB.

Baca juga: BKKBN Sultra Gelar Layanan KB Serentak 15-17 Juni 2022, Tingkatkan Kualitas Keluarga Indonesia

"Jadi, NIB ini merupakan jaminan dari UPPKA. Ini legalitas mereka terjamin, jadi ada kepastian hukum untuk berusaha, sehingga kelompok UPPKA lebih terjamin dalam usahanya," katanya, Minggu (3/7/2022)

Lanjutnya, dengan adanya NIB maka usaha milik kelompok UPPKA menjadi legal dan terjamin, selain itu menghilangkan stigma UPPKA adalah milik BKKBN semata.

Karena realitanya, UPPKA adalah milik masyarakat yang tanggung jawab dan pembinaannya dilakukan bersama.

"Ketika mereka sudah punya NIB, maka akan dikenal sebagai bagian dari UKM, karena yang dilakukan UPPKA ini adalah bergerak dalam bidang usaha kecil dan mikro dalam satu kelompok," kata dia.

Nopian mengatakan selain Kementerian Koperasi dan UMKM, kelompok UPPKA ini nantinya akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Baca juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Terus Dorong Verifikasi dan Validasi Data Keluarga Risiko Stunting di Mubar

Kelompok UPPKA juga akan mendapat bantuan akses permodalan dan pemasaran lewat dinas daerah terkait.

"Misal UPPKA ada yang bergerak di bidang peternakan, ya ke dinas peternakan daerah setempat atau usaha yang lain bisa dengan dinas yang terkait," jelasnya.

"Karena dinas peternakan itu dia punya binaan-binaan bisa membantu pembibitan, bisa bantu pemasarannya. Nah, kita juga mau UPPKA kita dibantu seperti itu," imbuhnya.

BKKBN juga telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh pemerintah daerah, baik provinsi hingga tingkat kabupaten kota untuk membantu kelompok UPPKA yang sudah mendapatkan NIB tersebut.

Momentum Hari Keluarga Nasional atau Harganas 2022, BKKBN mendorong daerah merangkul UPPKA mengajukan NIB melalui Kantor Dinas UKM di kabupaten kota.

Baca juga: Sejarah Harganas BKKBN, Perjuangan Membangun Bangsa dan Keluarga Merupakan Satu Napas Kehidupan

"Kita tidak bisa memberi bantuan modal langsung, paling tidak kita bisa mendekatkan UPPKA kita ini ke sumber permodalan," pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved