Berita Konawe

Pertamina Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi Soal Insiden Mobil Terbakar di Konawe, Siap Sanksi SPBU

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi tunggu hasil penyelidikan Polres Konawe soal insiden mobil terbakar di dekat SPBU Wonggeduku.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Senior Supervisor Communication Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Taufik Kurniawan 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi tunggu hasil penyelidikan Kepolisian Resor (Polres) Konawe soal insiden mobil terbakar di dekat SPBU Wonggeduku.

Hal ini disampaikan Senior Supervisor Communication Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Taufik Kurniawan melalui video yang diterima TribunnewsSultra.com, Kamis (9/6/2022).

Ia menjelaskan kronologi awalnya sekira pukul 09.00 Wita, Senin (30/5/2022) mobil Toyota Avanza mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Wonggeduku, Kabupaten Konawe.

"Tidak lama setelah itu mobil mengalami ledakan dan ternyata di dalamnya diduga ada tangki modifikasi bentuk penampungan yang tidak standar," kata Taufik Kurniawan.

Sehingga, lanjut Taufik, atas dasar tersebut pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Polres Konawe.

Baca juga: Kebutuhan Mendesak Korban Kebakaran Rumah di TPA Puuwatu Kendari, Air Minum, Makanan hingga Pakaian

"Sambil menunggu itu apabila sudah diinformasikan hasil penyelidikan, kita juga bersedia memberikan keterangan," tambah Taufik Kurniawan.

Ia menegaskan, apabila SPBU Wonggeduku atau operator terbukti melanggar, pihaknya memastikan akan memberikan sanksi sesuai jenis pelanggarannya.

"Sanksinya beragam bisa mulai dari teguran, pencabutan alokasi, sampai dengan pemutusan hubungan usaha," tegasnya.

Taufik Kurniawan mengimbau masyarakat apabila menemukan hal serupa terjadi di SPBU lainnya baik BBM maupun LPG bisa melaporkan ke pihaknya.

Sebelumnya, Polres Konawe memeriksa sejumlah pihak terkait insiden kebakaran mobil di dekat SPBU Wonggeduku di Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe.

Baca juga: Kondisi Terkini Korban Kebakaran Rumah di TPA Puuwatu Kendari, Warga Mengungsi di Tenda Darurat

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Konawe, AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru mengatakan, saat ini prosesnya tengah dalam tahap penyelidikan.

"Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pihak dalam hal ini SPBU, saksi-saksi sekitar SPBU, operator, direktur," kata AKP Mochamad Jacub di ruang kerjanya, Rabu (8/6/2022).

Selain itu, kata Jacub, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sopir mobil Avanza yang terbakar beberapa waktu lalu.

Di mana, sebelum mobil itu terbakar, sopir tersebut diduga memuat sejumlah bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sebanyak 12 jeriken seusai mengisi di SPBU Wonggeduku.

"Sopir baru dimungkinkan untuk kami periksa," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Konawe tersebut,

Baca juga: Potret Puluhan Rumah di Kawasan TPA Puuwatu Kendari Usai Terbakar, Nyaris Rata dengan Tanah

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan ada keterkaitan antara operator pengisi BBM dan sopir mobil. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved