Kamis, 30 April 2026

Viral, Pemuda di Kendari Mengaku Makan Bakso Tikus, Begini Penjelasan dan Kronologinya

Cerita pemuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini, viral di medis sosial (medsos). Ia menduga bahwa dirinya telah memakan bakso tikus.

Tayang:
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
zoom-inlihat foto Viral, Pemuda di Kendari Mengaku Makan Bakso Tikus, Begini Penjelasan dan Kronologinya
Istimewa
Bakso tikus di Kota Kendari. Cerita pemuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara viral di medis sosial (medsos). Ia menduga bahwa dirinya telah memakan bakso tikus. 

"Ini saya sudah makan setengah, saya makan sampai habis nasiku. Tapi tiba-tiba pasa saya masih makan, ada daging kecil-kecilnya begini, saya lihat ada bulunya," 

“Ih demi apa, bakso apa ini. Masa to bulunya bisa disisir, liatpi ih,” ujarnya sembali memperlihatkan mangkok berisi bakso.

Baca juga: DETIK-DETIK Polisi di Buton Tengah di Ditikam Orang Mabuk: Korban Sempat Tangkis Pisau Pelaku

Ia menjelaskan bahwa telah memakan bakso tersebut hingga setengahnya.

Tak cukup sampai di situ, pemuda tersebut juga menjelaskan lebih lanjut pada video lain yang juga diunggh di Tiktok.

Sebelum memulai penjelasannya, ia terlebih dahulu mengucapkan permohonan maaf kepada sang pedangan bakso.

Namun, pemuda tersebut tetap meyakini bahwa potongan daging kecil berbulu bakso tersebut merupakan daging tikus.

"Saya berpikir di sini bayak yang dirugikan, salah satunya dagangan masnya nanti nda laku. Trus yang kedua takutnya jadi pencemaran nama baik," terangnya.

"Tapi sebelumnya di sini saya mau kasi tayu teman-teman, saya yakin bahwa itu daging bakso tikus karena dari bulunya kentara bulu tikus," lanjutnya.

"Kaya bagaimana tikus yang basah mandi hujan begitu, jelas sekali itu bulunya," tambahnya.

Baca juga: Ada Bercak Darah di Celana Bocah 5 Tahun, Ternyata Habis Dicabuli Kakek Predator

Dalam penjelasannya di video kedua, pemuda tersebut enggan mendetailkan alamat dan ciri-ciri penjual bakso tersebut.

Ia merasa tidak tega apabila sang penjual sampai ditinggal penggannya.

Namun tetap menjelaskan karena ia merasa bertanggung jawab agar tidak ada yang senasib dirinya.

"Alamatnya itu di sekitaran kampus (Universitas Halu Oleo). Bakso keliling pakai gerobak," tutunya.

"Semoga bukan di daerah (tempat tinggal) korang. Intinya saya tidak dua kali beli itu bakso," lanjutnya.

"Mau itu bakso tikus atau memang bukan, saya tidak maumi beli karena sudah lain-lainmi, begitu," imbuhnya. (*/TribunnewsSultra.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved