Update Hari Ke-77 Invasi di Ukraina: Rudal Rusia Hujani Odesa hingga Fase Baru Perang
Sederet kejadian pada hari ke-77 perang Rusia dengan Ukraina: Intelijen AS soal nuklir Rusia hingga serangan rudal di Odesa tewaskan sejumlah orang.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/odesa-8-mei.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Rabu (11/5/2022) telah berlangsung selama 77 hari.
Konflik bersenjata antara kedua negara bertetangga ini diketahui dimulai sejak 24 Februari 2022 lalu.
Yakni setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk melancarkan serangan berskala penuh ke Ukraina.
Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-77 perang Rusia dengan Ukraina:
Baca juga: Saat Ukraina Berhasil Pukul Mundur Pasukan Rusia dari Kharkiv Disebut Tanda Fase Baru Perang
- Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat Avril Haines menyebut Putin akan "beralih ke cara yang lebih drastis" untuk mencapai tujuannya di Ukraina.
Haines mengatakan kepada komite angkatan bersenjata Senat bahwa Putin sedang "bersiap untuk konflik berkepanjangan" di Ukraina.
Selain itu, Haines menilai bahwa tujuan strategis Putin dalam invasi di Ukraina "mungkin tidak berubah".
Haines menambahkan bahwa Putin akan terus mengacungkan senjata nuklir Rusia dalam upaya untuk mencegah AS dan sekutunya lebih lanjut mendukung Ukraina.
Baca juga: Putin saat Pidato Victory Day 9 Mei: Samakan Invasi Rusia di Ukraina dengan Perang Dunia II
- Pelabuhan Odesa di Laut Hitam yang merupakan lokasi vital di Ukraina mendapat serangan rudal berulang kali, termasuk beberapa rudal hipersonik.
Satu orang tewas dan lima terluka setelah tujuh rudal Rusia menghantam pusat perbelanjaan dan depot pada Senin (9/5/2022), kata militer Ukraina.
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pidato malamnya bahwa pasukan Ukraina telah merebut kembali desa-desa di wilayah Kharkiv.
Serangan balik pasukan Ukraina itu disebut dapat menandakan fase baru dalam perang melawan Rusia.
Baca juga: Intelijen AS: Putin Bersiap Perpanjang Invasi Ukraina dan Masih Berniat Capai Tujuan di Luar Donbas
Tetapi Zelenskyy juga memperingatkan agar tidak mengharapkan "kemenangan tertentu".
Adapun pemukiman Cherkaski Tyshky, Ruski Tyshki, Borshchova dan Slobozhanske direbut Ukraina kembali dari pasukan Rusia.
- Belarus akan mengerahkan pasukan operasi khusus di tiga wilayah dekat perbatasan selatannya dengan Ukraina, kata angkatan bersenjata Belarus.