Ramadan 2022

Apakah Menangis Saat Kondisi Berpuasa Bisa Batal ? Ini Penjelasan Ustadz H Sabaruddin LC

Ustadz H Sabaruddin mengatakan menangis merupakan kondisi psikologis seseorang dengan mengeluarkan emosi melalui air mata.

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Laode Ari
TribunnewsSultra.com
Ustad Sabaruddin LC. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Ustadz H Sabaruddin LC menjelaskan terkait hukum orang yang menangis di bulan Ramadan apakah bisa membatalkan puasa atau tidak.

Hal itu disampaikan dalam program "Anda Bertanya Ustadz Menjawab", melalui streaming Facebook resmi Tribunnews Sultra.

Ustadz H Sabaruddin mengatakan menangis merupakan kondisi psikologis seseorang dengan mengeluarkan emosi melalui air mata.

Baca juga: Muntah Saat Perjalanan Mudik Tidak Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan MUI Sultra

Ia menegaskan jika tidak semua kondisi seseorang menangis itu dilarang dalam agama.

Misalnya menangis karena dosa-dosa yang dilakukan, justru bernilai ibadah di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

"Maka orang yang menangis di siang hari bulan suci ramadhan. Di mana dia menangis karena mengingat dosa-dosa yang pernah dilakukan, itu jauh lebih dicintai oleh Allah," kata Ustadz H Sabaruddin.

"Kondisi ini tidak membuat makruh puasa, bahkan puasa menjadi batal,"sambungnya.

Ustaz H Sabaruddin LC memberikan jawaban singkat tersebut dalam program Anda Bertanya Ustadz Menjawab.

Diketahui, program ini merupakan kolaborasi Tribun Network dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan tayang setiap harinya mulai pukul 17.00 Wita selama bulan Ramadan 2022.

Ditayangkan melalui akun media sosial (medsos) Tribun Timur, TribunnewsSultra, TribunPalu, dan TribunSulbar. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved