Berita Kendari

Dosen Universitas Muhammadiyah Kendari Latih Pelaku UMKM Terkait Sertifikasi Halal

Pelatihan pengurusan sertifikasi halal ini dilakukan secara virtual zoom yang diikuti pelaku UMKM se Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu (16/4/2022)

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
dosen di Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) latih kepengurusan label Halal kepada pelaku UMKM 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tenaga pendidik atau dosen di Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) latih kepengurusan label halal kepada pelaku UMKM.

Tergabung dalam Lembaga Penelitian, Pengabdian Dan Publikasi Kepada Masyarakat atau LP3M UMK, giat ini bekerjasama Bank Indonesia, Kementerian Agama, yakni BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal).

Pelatihan pengurusan sertifikasi halal ini dilakukan secara virtual zoom yang diikuti pelaku UMKM se Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu (16/4/2022).

Kepala LP3M UMK, Herdiyanto Husain mengatakan saat masih banyak bertebaran produk-produk UMKM yang belum bersertifikasi Halal dipasaran Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Berkah Festival UMKM Ramadhan Kendari Sulawesi Tenggara, Pedagang Mengaku Omzet Meningkat

Untuk itu, kata dia giat ini sangat perlu dilaksanakan dan diikuti pelaku UMKM agar mengetahui dan mendapatkan label Halal.

"Kemudian program sertifikasi produk halal ini merupakan program nasional dari Kementerian Agama yang menargetkan Rp10 juta produk UMKM tersertifikasi Halal," katanya pada Senin (18/4/2022).

Lanjutnya, pemahaman pelaku usaha mikro kecil dan menengah terhadap sertifikasi halal sangat rendah.

"Oleh karena itu pelatihan ini juga sekaligus meliterasi pelaku UMKM tentang halal produk" jelasnya.

Ia juga menyebut, kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada pelaku UMKM karena keikutsertaan mereka akan menjadi dasar untuk kegiatan selanjutnya dari halal center UMKM untuk melatih para pendamping sertifikasi halal.

Baca juga: Mahasiswa Muhammadiyah Kendari Raih Juara 2 Lomba Pembuatan Beton Girder Mini Tingkat Nasional

Dikatakannya pula, peserta yang menjadi target utama dalam kegiatan ini adalah pelaku UMKM dengan dampak yang diharapkan yakni peserta dapat memahami apa itu sertifikasi halal, halal produk dan bagaimana mekanisme pengurusannya.

"Jadi pada pelatihan materi dibawakan dalam tiga bagian, yang pertama materi sertifikasi halal dilihat dari aspek agama, kedua, materi dari segi proses dan mekanisme pembuatan sertifikasi halal serta cara mendaftar hingga terbitnya sertifikat dengan menggunakan sistem sertifikasi halal," terangnya.

Lebih lanjut Herdiyanto berharap para pelaku UMKM dapat membuat sertifikasi halal untuk produk-produknya dan usaha-usaha mereka.

"Karena sertifikasi halal bukan hanya pada produknya tetapi juga proses untuk menghasilkan produk, bahan-bahan yang digunakan serta zat-zat yang terkandung di dalam bahan penghasil produk tersebut," tuturnya.

"Kemudian kami juga berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat memberi efek kepada para pelaku usaha untuk lebih meningkatkan kualitas produknya sehingga dapat diterima konsumen dalam negeri maupun di luar negeri, baik yang muslim maupun non muslim," imbuhnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved