Berita Sulawesi Tenggara

Temu Alumni Politik Bahas Persiapan Parpol Hadapi Pemilu 2024, Hadir Ketua DPD PBB, Demokrat Sultra

Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Temu Alumni Politik.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Temu Alumni Politik. Temu Alumni Politik tersebut diisi dengan dialog membahas kesiapan partai politik menghadapi Pemilu 2024. Kegiatan berlangsung di Aula Lakilaponto, FISIP UHO, Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Sabtu (16/4/2022) sore. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Temu Alumni Politik.

Temu Alumni Politik tersebut diisi dengan dialog membahas kesiapan partai politik menghadapi Pemilu 2024.

Kegiatan berlangsung di Aula Lakilaponto, FISIP UHO, Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Sabtu (16/4/2022) sore.

Dialog politik ini dihadiri sejumlah tokoh politik di Sultra, seperti Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra, La Ode Muhammad Natsir.

Selanjutnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Muhammad Endang SA, Pengamat Politik Sultra, Prof Eka Syuaib, dan Wakil Dekan II FISIP UHO, Sartono.

Baca juga: Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik FISIP UHO Gelar Rapat Kerja V Himapol Indonesia

Acara tersebut dimoderatori Pengamat Politik Sultra, Muhammad Najib Husein, dan dihadiri seratusan alumni ilmu politik FISIP UHO.

Bupati Konut, Ruksamin berbicara sebagai Ketua DPD Partai Bulan Bintang (PBB) menyampaikan, sudah siap mengikuti Pemilu 2024.

"Saya juga kalau ditanya maju calon Gubernur, saya tidak mau menjadi calon, tapi saya siap menjadi Gubernur Sultra," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat, Muhammad Endang membuka pemaparannya dengan menyinggung partai politik dan kampus.

"Selama ini, partai politik seperti haram masuk ke kampus. Padahal kampus tidak bisa terlepas dari politik, sehingga partai politik bisa masuk kampus," ucapnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved